Live News

28.3°C
  • Jakarta
June 16, 2026
28.3°C
  • Jakarta
Follow Us:

Diterbitkan oleh

PT GEMA WARTA SEMBILAN

NIB: 1702230088809

Notaris: Noviar Beta Aurenaldi, SH, MKn

Jaring BisnisBlogLensaFoto BeritaJUSUF KALLA : MASJID HARUS MEMAKMURKAN JAMAAH DAN MENJADI PUSAT PERADABAN

JUSUF KALLA : MASJID HARUS MEMAKMURKAN JAMAAH DAN MENJADI PUSAT PERADABAN

Bandung, JaringBisnis. Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla menghadiri peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah yang digelar di Masjid Agung Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/6/2026). JK sapaan akrabnya

menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga harus menjadi pusat peradaban yang mampu memakmurkan jamaah dan masyarakat di sekitarnya. JK mengatakan bahwa peringatan Tahun Baru Hijriah merupakan momentum untuk melakukan introspeksi dan evaluasi terhadap berbagai aspek kehidupan, baik sebagai individu, umat, maupun bangsa.

Menurut Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI itu, penetapan kalender Hijriah yang dimulai dari peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW mengandung makna perubahan menuju kondisi yang lebih baik. “Hijrah berarti perubahan. Karena itu Tahun Baru Hijriah mengajarkan kita untuk terus melakukan perbaikan dan kemajuan,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, JK menyoroti peran strategis masjid dalam membangun kemajuan umat. Ia mengemukakan konsep bahwa masjid harus dimakmurkan dan memakmurkan. Masjid tidak boleh hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pendidikan, pengembangan ekonomi, dan kemajuan masyarakat. JK menilai kemajuan peradaban umat sangat bergantung pada penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kemampuan ekonomi masyarakat. Karena itu, masjid perlu berperan aktif mendorong pendidikan dan kewirausahaan.

Ia juga mengingatkan bahwa Rasulullah SAW merupakan seorang pedagang yang sukses sebelum diangkat menjadi nabi. Menurutnya, semangat berusaha dan berdagang merupakan bagian dari teladan Rasulullah yang perlu dihidupkan kembali di tengah masyarakat. Pada akhir sambutan, JK mengajak umat Islam menjadikan momentum 1 Muharam sebagai waktu untuk mengevaluasi diri, meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat pendidikan, serta membangun kemandirian ekonomi umat.

Acara tersebut dihadiri oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan beserta unsur Pemerintah Kota Bandung, Pengurus Dewan Masjid Indonesia, ulama, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah dari berbagai wilayah di Kota Bandung. (JB/07/YAY)

Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla menyampaikan sambutan.
Tags:
Share:

Related Post