Ekonomi

Ekonomi

APLIKASI TRAVOY MAKIN JADI ANDALAN PENGGUNA JALAN TOL

Aplikasi Travoy (Travel With Comfort and Joy) yang dihadirkan PT Jasa Marga (Persero) Tbk semakin dipercaya pengguna jalan sebagai sumber informasi utama untuk memantau lalu lintas secara real time, mengetahui perhitungan total tarif tol selama perjalanan, serta merencanakan perjalanan lebih baik lagi sehingga lebih aman dan nyaman. Hal tersebut ditunjukkan dengan tingginya antusiasme pengguna yang mengoptimalisasi fitur Aplikasi Travoy sebagai asisten digital perjalanan pada periode angkutan mudik dan balik Lebaran (11-31 Maret 2026).

SELAT HORMUZ DIBUKA, PEMERINTAH PASTIKAN PASOKAN ENERGI TETAP AMAN

Pemerintah Indonesia menyambut positif keputusan Iran yang terkait pembukaan kembali Selat Hormuz bagi pelayaran komersial internasional. Pembukaan jalur strategis tersebut menjadi sinyal kuat meredanya ketegangan geopolitik global serta memberikan optimisme terhadap stabilisasi pasokan energi dunia.

DANA PERMUDAH DIVERSIFIKASI ASET BERINVESTASI

Bagi investor pemula, DANA menyediakan sarana yang mudah diakses untuk berinvestasi. Melalui aplikasi DANA, pengguna kini dapat membeli e-SBN dengan proses yang cepat dan terintegrasi dengan mitra distribusi resmi pemerintah. Berbagai produk SBN Ritel yang bisa dimiliki pengguna diantaranya adalah Obligasi Ritel Indonesia (ORI), Sukuk Ritel (SR), Saving Bond Retail (SBR), dan Sukuk Tabungan (ST), sesuai dengan jadwal yang diterbitkan oleh Pemerintah.

OTP MENINGKAT, KAI TETAP PRIORITASKAN KESELAMATAN

Pada Triwulan I 2026, KAI mencatat peningkatan kinerja ketepatan waktu (On Time Performance/OTP). Capaian ini menunjukkan perjalanan kereta api yang semakin konsisten, dengan keselamatan yang terus dijaga dalam setiap operasional. Pada layanan penumpang, OTP keberangkatan mencapai 99,69% dan kedatangan 97,67%. Angka ini meningkat dibandingkan Triwulan I 2025 dengan keberangkatan 99,24% dan kedatangan 95,44%. Konsistensi ini membuat perjalanan semakin terukur dari awal hingga tiba di tujuan.

GUBERNUR BI PAPARKAN TIGA RESPONS KEBIJAKAN DORONG PERTUMBUHAN EKONOMI DI PADA FMCBG 2026

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menekankan pentingnya untuk tidak hanya memperhatikan neraca transaksi berjalan (current account), tetapi juga neraca finansial (financial account) dalam menilai ketidakseimbangan global. Hal ini karena ketidakseimbangan global di sektor keuangan saat ini dinilai jauh lebih berisiko ke stabilitas perekonomian global.

KELOLA ITJ, PERTAMINA JAGA PASOKAN ENERGI NASIONAL

Dalam menjaga kelancaran distribusi migas, Pertamina melakukan berbagai langkah. Salah satunya melalui pengelolaan BBM dan LPG di Integrated Terminal Jakarta (ITJ) yang merupakan penyangga utama distribusi BBM dan LPG di wilayah DKI Jakarta, sebagian Jawa Barat dan Jawa Tengah. ITJ terdiri dari Fuel Terminal Plumpang, Fuel Terminal Tanjung Priok dan LPG Terminal Tanjung Priok. ITJ juga dilengkapi dengan Jetty PMG, atau dermaga khusus untuk kapal pengangkut bahan cair atau petrokimia.

PRODUKSI GAS BLOK MAHAKAM BERTAMBAH, PERTAMINA PERKUAT KETAHANAN ENERGI NASIONAL

Melalui optimalisasi produksi migas domestik secara berkelanjutan, PT Pertamina (Persero) terus memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global yang masih membayangi stabilitas pasokan energi dunia. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui penambahan produksi gas sebesar 20 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) dari Proyek Sisi Nubi Area of Interest 1-3-5 (SNB AOI 1-3-5) di Wilayah Kerja (WK) Mahakam.

BI: KETAHANAN EKONOMI NASIONAL DITOPANG TIGA FAKTOR KUNCI

Tiga faktor kunci menjadi penopang ketahanan ekonomi Indonesia yaitu kredibilitas kebijakan, kemampuan adaptasi terhadap dinamika global, dan penguatan kemitraan internasional. Ketiga hal tersebut menjadi pesan utama yang disampaikan Gubernur Bank Indonesia (BI) dalam sejumlah pertemuan lanjutan dengan investor global, serta pertemuan dengan US-ASEAN Business Council dan International Monetary Fund dalam rangkaian IMF–World Bank Spring Meetings 2026 di Washington DC, AS, 15 April 2026 lalu.

APLIKASI TRAVOY MAKIN JADI ANDALAN PENGGUNA JALAN TOL

Aplikasi Travoy (Travel With Comfort and Joy) yang dihadirkan PT Jasa Marga (Persero) Tbk semakin dipercaya pengguna jalan sebagai sumber informasi utama untuk memantau lalu lintas secara real time, mengetahui perhitungan total tarif tol selama perjalanan, serta merencanakan perjalanan lebih baik lagi sehingga lebih aman dan nyaman. Hal tersebut ditunjukkan dengan tingginya antusiasme pengguna yang mengoptimalisasi fitur Aplikasi Travoy sebagai asisten digital perjalanan pada periode angkutan mudik dan balik Lebaran (11-31 Maret 2026).

SELAT HORMUZ DIBUKA, PEMERINTAH PASTIKAN PASOKAN ENERGI TETAP AMAN

Pemerintah Indonesia menyambut positif keputusan Iran yang terkait pembukaan kembali Selat Hormuz bagi pelayaran komersial internasional. Pembukaan jalur strategis tersebut menjadi sinyal kuat meredanya ketegangan geopolitik global serta memberikan optimisme terhadap stabilisasi pasokan energi dunia.

DANA PERMUDAH DIVERSIFIKASI ASET BERINVESTASI

Bagi investor pemula, DANA menyediakan sarana yang mudah diakses untuk berinvestasi. Melalui aplikasi DANA, pengguna kini dapat membeli e-SBN dengan proses yang cepat dan terintegrasi dengan mitra distribusi resmi pemerintah. Berbagai produk SBN Ritel yang bisa dimiliki pengguna diantaranya adalah Obligasi Ritel Indonesia (ORI), Sukuk Ritel (SR), Saving Bond Retail (SBR), dan Sukuk Tabungan (ST), sesuai dengan jadwal yang diterbitkan oleh Pemerintah.

OTP MENINGKAT, KAI TETAP PRIORITASKAN KESELAMATAN

Pada Triwulan I 2026, KAI mencatat peningkatan kinerja ketepatan waktu (On Time Performance/OTP). Capaian ini menunjukkan perjalanan kereta api yang semakin konsisten, dengan keselamatan yang terus dijaga dalam setiap operasional. Pada layanan penumpang, OTP keberangkatan mencapai 99,69% dan kedatangan 97,67%. Angka ini meningkat dibandingkan Triwulan I 2025 dengan keberangkatan 99,24% dan kedatangan 95,44%. Konsistensi ini membuat perjalanan semakin terukur dari awal hingga tiba di tujuan.

GUBERNUR BI PAPARKAN TIGA RESPONS KEBIJAKAN DORONG PERTUMBUHAN EKONOMI DI PADA FMCBG 2026

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menekankan pentingnya untuk tidak hanya memperhatikan neraca transaksi berjalan (current account), tetapi juga neraca finansial (financial account) dalam menilai ketidakseimbangan global. Hal ini karena ketidakseimbangan global di sektor keuangan saat ini dinilai jauh lebih berisiko ke stabilitas perekonomian global.

KELOLA ITJ, PERTAMINA JAGA PASOKAN ENERGI NASIONAL

Dalam menjaga kelancaran distribusi migas, Pertamina melakukan berbagai langkah. Salah satunya melalui pengelolaan BBM dan LPG di Integrated Terminal Jakarta (ITJ) yang merupakan penyangga utama distribusi BBM dan LPG di wilayah DKI Jakarta, sebagian Jawa Barat dan Jawa Tengah. ITJ terdiri dari Fuel Terminal Plumpang, Fuel Terminal Tanjung Priok dan LPG Terminal Tanjung Priok. ITJ juga dilengkapi dengan Jetty PMG, atau dermaga khusus untuk kapal pengangkut bahan cair atau petrokimia.

PRODUKSI GAS BLOK MAHAKAM BERTAMBAH, PERTAMINA PERKUAT KETAHANAN ENERGI NASIONAL

Melalui optimalisasi produksi migas domestik secara berkelanjutan, PT Pertamina (Persero) terus memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global yang masih membayangi stabilitas pasokan energi dunia. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui penambahan produksi gas sebesar 20 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) dari Proyek Sisi Nubi Area of Interest 1-3-5 (SNB AOI 1-3-5) di Wilayah Kerja (WK) Mahakam.

BI: KETAHANAN EKONOMI NASIONAL DITOPANG TIGA FAKTOR KUNCI

Tiga faktor kunci menjadi penopang ketahanan ekonomi Indonesia yaitu kredibilitas kebijakan, kemampuan adaptasi terhadap dinamika global, dan penguatan kemitraan internasional. Ketiga hal tersebut menjadi pesan utama yang disampaikan Gubernur Bank Indonesia (BI) dalam sejumlah pertemuan lanjutan dengan investor global, serta pertemuan dengan US-ASEAN Business Council dan International Monetary Fund dalam rangkaian IMF–World Bank Spring Meetings 2026 di Washington DC, AS, 15 April 2026 lalu.