Opini

Opini

JALAN SUNYI SEORANG PEMENANG: MEMBACA PETA BUMI DAN ANATOMI JIWA DI PUSAT BUDAYA MAKARA

Di era post-truth (pasca-kebenaran) seperti sekarang, di mana kebohongan dan muslihat sering kali mengenakan jubah malaikat, kejernihan hati adalah satu-satunya kompas yang bisa menyelamatkan kita. Seorang pemenang sejati adalah ia yang selesai dengan dirinya sendiri, yang tidak mudah terprovokasi, dan yang meletakkan cinta kasih di atas hasrat untuk menghancurkan.

DEMI CUAN, ETIKA KOMUNIKASI DILANGGAR

Risikonya, media arus utama kalah saing dengan podcast-podcast non media arus utama, dikelola citizen journalist, atau tidak berada di bawah naungan Dewan Pers. Namun setidaknya mereka lebih beradab dan berhati-hati karena UU ITE jauh lebih digjaya dengan pasal-pasal karetnya (haatzai artikelen).

POTENSI PENINGKATAN MANAJEMEN KEBENCANAAN PADA SEKTOR PERKERETAAPIAN di indonesia

Banyaknya bencana alam yang terjadi beberapa minggu terakhir di berbagai daerah di Indonesia telah menjadi refleksi penting bagi kita bahwa sering sekali skenario kejadian bencana sangat tidak terduga bahkan tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Bencana alam dapat terjadi di pedesaan maupun perkotaan, siang maupun malam, dengan bentuk yang berbeda-beda.

KURA-KURA TIDAK TAHU, KEPONGAHAN DI DALAM PERAHU

Ini fragmen paling murahan, menjijikan sepanjang sejarah persidangan di Indonesia. Pelakunya? Ah, sungguh manusia -manusia yang sejatinya dari sisi jurnalistik tak pantas dijadikan narasumber karena kredibilitas dan kompetensitasnya diragukan. Hal ini termaktub di Kode Etik Jurnalistik, Bab III Tentang Sumber Berita, Pasal 11, yang berbunyi ‘Wartawan Indonesia meneliti kebenaran bahan berita dan memperhatikan kredibilitas serta kompetensi sumber berita.’

BALANCE BIKE, MANIFESTASI CINTA PAPA MAMA DI MASA GOLDEN PERIODE ANAK

Terutama adalah agility atau kelincahan tubuh yang didapat dari balancing (keseimbangan tubuh) dan flexibility (kelenturan tubuh). Speed atau kecepatan akan didapatkan ketika sang anak bisa membuat sepeda dan tubuhnya menjadi kesatuan dan hal itu terjadi seiring perkembangan otot-otot motorik yang dilatih secara bertahap. Ingat, tidak boleh instan karena akan membuat otot anak menjadi bantet atau tidak berkembang sempurna karena dipaksakan.

PUTUSAN KPU DAN MORALITAS SANG KETUA

CINDRA Aditi Tejakinkin (CAT) boleh jadi tidak menyangka bahwa niat dan tekad untuk menyukseskan pemilihan umum (pemilu) 2024 malah berujung pada peristiwa tidak menyenangkan. Rayuan dan juga relasi kuasa yang dilakukan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari terhadap dirinya berakhir pada pemecatan sang ketua sesuai Putusan KPU No 90 tahun 2024.

SIAPA BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP KEAMANAN DATA

Tak berdaya menghadapi serangan hacker Ransomware hingga Pusat Data Nasional (PDN) lumpuh dan mengganggu layanan publik, para lembaga pemerintah justru saling menyalahkan dan lempar tanggung jawab. Seakan menggambarkan tidak ada koordinasi yang apik di antara para pemimpin tersebut.

JANGAN TERLALU AMBIL HATI SIKAP PIMPINAN ATAU REKAN KERJA PURITAN

Dalam dunia bisnis, sikap puritan hendaknya dihindari karena menghambat lahirnya inovasi-inovasi baru, kemungkinan adanya pemikiran out of the box, yang dihambat oleh kecenderungan pemimpin gila hormat, kolot, stagnan, ketidakmampuan membaca perubahan jaman, sikap egois, dan manajemen top down approach yang barangkali tidak up to date.

KONVERGENSI MEDIA, MEMAKAN BANYAK, MELAHIRKAN (JUGA) BANYAK

Di kekinian, anabel -analisis gembel- saya mengibaratkan Padang Sekigahara sebagai arena atau ladang konvergensi media. Ini adalah masa-masa pertarungan tatkala ragam media disatukan dengan perkembangan teknologi komputer dan telekomunikasi, dengan output berupa karya digital. Itu yang saya pahami. (Convergence Culture: Where Old and New Media Collide, Henry Jenkins, 2006).

GRAFITI TAK PERNAH INGKAR JANJI

Hari ini, membaca grafiti di salah satu tempat belanja, mata saya berair.
Kesadaran merambat naik dalam otak bahwa rakyat sedang menyerukan perjuangannya, menolak ketidakadilan versi mereka. Cita-cita mereka di tahun 1948 dan 2024 ini sejatinya sama: Ingin Indonesia lebih baik.

JALAN SUNYI SEORANG PEMENANG: MEMBACA PETA BUMI DAN ANATOMI JIWA DI PUSAT BUDAYA MAKARA

Di era post-truth (pasca-kebenaran) seperti sekarang, di mana kebohongan dan muslihat sering kali mengenakan jubah malaikat, kejernihan hati adalah satu-satunya kompas yang bisa menyelamatkan kita. Seorang pemenang sejati adalah ia yang selesai dengan dirinya sendiri, yang tidak mudah terprovokasi, dan yang meletakkan cinta kasih di atas hasrat untuk menghancurkan.

DEMI CUAN, ETIKA KOMUNIKASI DILANGGAR

Risikonya, media arus utama kalah saing dengan podcast-podcast non media arus utama, dikelola citizen journalist, atau tidak berada di bawah naungan Dewan Pers. Namun setidaknya mereka lebih beradab dan berhati-hati karena UU ITE jauh lebih digjaya dengan pasal-pasal karetnya (haatzai artikelen).

POTENSI PENINGKATAN MANAJEMEN KEBENCANAAN PADA SEKTOR PERKERETAAPIAN di indonesia

Banyaknya bencana alam yang terjadi beberapa minggu terakhir di berbagai daerah di Indonesia telah menjadi refleksi penting bagi kita bahwa sering sekali skenario kejadian bencana sangat tidak terduga bahkan tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Bencana alam dapat terjadi di pedesaan maupun perkotaan, siang maupun malam, dengan bentuk yang berbeda-beda.

KURA-KURA TIDAK TAHU, KEPONGAHAN DI DALAM PERAHU

Ini fragmen paling murahan, menjijikan sepanjang sejarah persidangan di Indonesia. Pelakunya? Ah, sungguh manusia -manusia yang sejatinya dari sisi jurnalistik tak pantas dijadikan narasumber karena kredibilitas dan kompetensitasnya diragukan. Hal ini termaktub di Kode Etik Jurnalistik, Bab III Tentang Sumber Berita, Pasal 11, yang berbunyi ‘Wartawan Indonesia meneliti kebenaran bahan berita dan memperhatikan kredibilitas serta kompetensi sumber berita.’

BALANCE BIKE, MANIFESTASI CINTA PAPA MAMA DI MASA GOLDEN PERIODE ANAK

Terutama adalah agility atau kelincahan tubuh yang didapat dari balancing (keseimbangan tubuh) dan flexibility (kelenturan tubuh). Speed atau kecepatan akan didapatkan ketika sang anak bisa membuat sepeda dan tubuhnya menjadi kesatuan dan hal itu terjadi seiring perkembangan otot-otot motorik yang dilatih secara bertahap. Ingat, tidak boleh instan karena akan membuat otot anak menjadi bantet atau tidak berkembang sempurna karena dipaksakan.

PUTUSAN KPU DAN MORALITAS SANG KETUA

CINDRA Aditi Tejakinkin (CAT) boleh jadi tidak menyangka bahwa niat dan tekad untuk menyukseskan pemilihan umum (pemilu) 2024 malah berujung pada peristiwa tidak menyenangkan. Rayuan dan juga relasi kuasa yang dilakukan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari terhadap dirinya berakhir pada pemecatan sang ketua sesuai Putusan KPU No 90 tahun 2024.

SIAPA BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP KEAMANAN DATA

Tak berdaya menghadapi serangan hacker Ransomware hingga Pusat Data Nasional (PDN) lumpuh dan mengganggu layanan publik, para lembaga pemerintah justru saling menyalahkan dan lempar tanggung jawab. Seakan menggambarkan tidak ada koordinasi yang apik di antara para pemimpin tersebut.

JANGAN TERLALU AMBIL HATI SIKAP PIMPINAN ATAU REKAN KERJA PURITAN

Dalam dunia bisnis, sikap puritan hendaknya dihindari karena menghambat lahirnya inovasi-inovasi baru, kemungkinan adanya pemikiran out of the box, yang dihambat oleh kecenderungan pemimpin gila hormat, kolot, stagnan, ketidakmampuan membaca perubahan jaman, sikap egois, dan manajemen top down approach yang barangkali tidak up to date.

KONVERGENSI MEDIA, MEMAKAN BANYAK, MELAHIRKAN (JUGA) BANYAK

Di kekinian, anabel -analisis gembel- saya mengibaratkan Padang Sekigahara sebagai arena atau ladang konvergensi media. Ini adalah masa-masa pertarungan tatkala ragam media disatukan dengan perkembangan teknologi komputer dan telekomunikasi, dengan output berupa karya digital. Itu yang saya pahami. (Convergence Culture: Where Old and New Media Collide, Henry Jenkins, 2006).

GRAFITI TAK PERNAH INGKAR JANJI

Hari ini, membaca grafiti di salah satu tempat belanja, mata saya berair.
Kesadaran merambat naik dalam otak bahwa rakyat sedang menyerukan perjuangannya, menolak ketidakadilan versi mereka. Cita-cita mereka di tahun 1948 dan 2024 ini sejatinya sama: Ingin Indonesia lebih baik.