Jakarta, JaringBisnis (Kamis, 9/7/2026). Transformasi dan inovasi menjadi bagian perjalanan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk memberikan layanan optimal bagi nasabah dan stakeholders. Hal itu juga diperkuat dengan perluasan jaringan e-channel di seluruh wilayah hingga pelosok negeri. Salah satunya melalui BSI Agen.
Hingga Mei 2026, jaringan BSI Agen mencapai lebih dari 130 ribu di seluruh Indonesia. Agen layanan laku pandai milik BSI ini menjadi perpanjangan dalam melayani nasabah yang tidak terjangkau kantor fisik BSI baik di tingkat kabupaten maupun kelurahan.
Pertumbuhan ini menunjukkan semakin kuatnya peran BSI Agen sebagai perpanjangan layanan perbankan syariah hingga pedesaan. Melalui BSI Agen, masyarakat dapat menikmati beragam layanan keuangan dengan mudah. Mulai dari tarik tunai, transfer, setor tunai, pembayaran tagihan, hingga pelunasan biaya haji.
Terbaru, BSI Agen kini memiliki layanan pendaftaran dan penerimaan pembayaran iuran sebagai anggota BPJSTK BPU (BPJS Ketenagakerjaan Bukan Penerima Upah). Dengan fitur ini, nasabah dapat mendaftarkan dan membayar tagihan bulanan lebih dekat dan mudah. Untuk pendaftaran BPJSTK caranya cukup mudah, yakni nasabah cukup membawa kartu identitas ke BSI Agen terdekat.
Peluang ekonomi
Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna mengatakan perluasan jaringan BSI Agen menjadi strategi BSI meningkatkan angka inklusi keuangan syariah di Tanah Air. “Layanan ini menjadi solusi bagi masyarakat yang lokasinya jauh dari kantor cabang dan ATM BSI”, ujarnya.
Selain memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, program BSI Agen juga membuka peluang ekonomi bagi para agen. Saat ini, rata-rata penghasilan BSI Agen mencapai Rp6 juta hingga Rp8 juta per bulan. Hal ini menjadikan BSI Agen tidak hanya sebagai kanal layanan keuangan, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat. (JB/03/Wid)


