INTEGRASI TOL PELABUHAN PALEMBANG BARU TELAN INVESTASI RP26 TRILIUN

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu (belakang, kedua kiri), Sekretaris Kementerian Investasi dan Hilirisasi Mohammad Rudy Salahuddin (belakang, kedua kanan), Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) Koentjoro (belakang, kanan), dan Managing Director Business 3 BPI Danantara Febriyani Eddy (belakang, kiri) menyaksikan penandatanganan MoU Rencana Kerja Sama Integrasi Pembangunan Jalan Tol Menuju Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat, Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan, di Jakarta, Rabu (13/05/2026). JaringBisnis/Yayus Yuswoprihanto

Jakarta, JaringBisnis. Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memperkuat konektivitas logistik di Sumatra Selatan melalui rencana integrasi jalan tol menuju Pelabuhan Tanjung Carat atau Pelabuhan Palembang Baru. Integrasi jalan tol yang menelan investasi sekitar Rp26 triliun tersebut melibatkan sejumlah BUMN yang dituangkan dalam bentuk kerja sama MOU di Jakarta, Rabu (13/05/2026).

Pembangunan konektivitas ini memiliki dua tujuan utama yakni meningkatkan volume distribusi komoditas dari Sumatra Selatan menuju pasar domestik maupun ekspor, serta mengefisiensikan biaya logistik serta memperkuat rantai pasok di wilayah tersebut. (JB/07/YAY).