Jakarta, JaringBisnis. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan bahwa program pilah sampah dari sumbernya diharapkan mengurangi beban pembuangan sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Hal tersebut disampaikan saat Deklarasi Gerakan Pilah Sampah & Pencanangan HUT ke-499 Jakarta Menuju 5 Abad di Jl Rasuna Said, Jakarta, pada Minggu (10/05/2026). Kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut Instruksi Gubernur Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang kewajiban memilah sampah dari sumbernya, baik di rumah tangga, perkantoran maupun tempat usaha.
Saat ini, Indonesia menghasilkan sekitar 141.000 ton sampah per hari. Sebanyak 8.000 ton disumbangkan dari wilayah Jakarta. Sementara itu 75 persen dari total volume sampah nasional belum terkelola dengan baik.
Pada kesempatan tersebut juga diresmikan kegiatan Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan Rasuna Said, Jakarta, sebagai upaya pemerintah memperlihatkan Jakarta sedang berbenah untuk mempunyai ikon baru. (JB/07/YAY).

Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat (dari kiri), Menko Pangan Zulkifli Hasan, Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno Deklarasi Gerakan Pilah Sampah & Pencanangan HUT ke-499 Jakarta Menuju 5 Abad. JaringBisnis/Yayus Yuswoprihanto 
Petugas kebersihan memandu warga untuk memilah sampah. JaringBisnis/Yayus Yuswoprihanto 
Suasana car free day perdana di Jl Rasuna Said, Jakarta. JaringBisnis/Yayus Yuswoprihanto 
Para peserta Abang dan None dari wilayah Jakarta Utara. JaringBisnis/Yayus Yuswoprihanto 
Warga mencoba permainan tradisional bakiak. JaringBisnis/Yayus Yuswoprihanto 
Ondel-ondel ditampilkan pada peresmian car free day Jl. Rasuna Said, Jakarta. JaringBisnis/Yayus Yuswoprihanto















