Live News

28.3°C
  • Jakarta
November 4, 2026
28.3°C
  • Jakarta
Follow Us:

Diterbitkan oleh

PT GEMA WARTA SEMBILAN

NIB: 1702230088809

Notaris: Noviar Beta Aurenaldi, SH, MKn

Jaring BisnisBlogBisnisEkonomiWULING PERKUAT PRODUKSI DALAM NEGERI, 5 LINI PRODUK CAPAI TKDN 60%

WULING PERKUAT PRODUKSI DALAM NEGERI, 5 LINI PRODUK CAPAI TKDN 60%

Jakarta, JaringBisnis (Rabu, 4/11/2026). Wuling Motors (Wuling) terus memperkuat kontribusinya terhadap industri otomotif nasional melalui peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Saat ini, 5 model kendaraan Wuling mencapai TKDN sebesar 60%. Ke-5nya adalah Wuling New BinguoEV, New Cloud EV, Darion EV, Eksion EV, serta produk city car EV terbaru, Wuling Aira ev.

Sejalan dengan semangat ‘Wuling Dibangun Di Indonesia Untuk Anda’, pencapaian tersebut menjadi bukti nyata dan keseriusan Wuling mengembangkan industri otomotif di Indonesia. Hal itu dilakukan melalui penguatan proses produksi lokal serta peningkatan penggunaan komponen dalam negeri pada berbagai lini kendaraannya.

Arif Pramadana, Vice President Wuling Motors, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan Wuling di Indonesia sejak awal hingga tercapainya TKDN sebesar 60% pada lima model kendaraan. Pencapaian ini, jelasnya, menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kontribusi terhadap industri otomotif nasional, termasuk melalui pengembangan proses produksi dan perakitan baterai mobil listrik secara lokal.

“Kami berharap upaya ini dapat memberikan nilai tambah bagi industri Tanah Air dalam menghadirkan produk yang semakin relevan bagi konsumen Indonesia,” ujar Arif Pramadana.

BACA JUGA  BAIC BJ40 PLUS RAIH PENGHARGAAN INSPIRING ICONIC ADVENTURE CAR OF THE YEAR

Dikatakan, peningkatan TKDN merupakan bagian dari strategi jangka panjang  di Indonesia secara bertahap dan berkelanjutan. Upaya ini telah didukung sebelumnya oleh fasilitas manufaktur di Cikarang.

Pada fasilitas ini, Wuling menjalankan rangkaian proses produksi. Mulai dari pengelasan, pengecatan, perakitan, hingga pemeriksaan kualitas (Quality Check). “Seluruh rangkaian proses manufaktur ini juga melibatkan tenaga kerja lokal,” jelas Arif Pramadana.

Baterai Mobil Listrik

Selain proses produksi secara lokal, Wuling sudah melakukan perakitan baterai mobil listrik secara lokal. Hal ini turut mendukung kenaikan TKDN Wuling dari 40% menjadi 60%.

“Perakitan ini mencakup pemanfaatan komponen dalam negeri, seperti pengemasan baterai (packing), pelindung baterai (housing), dan rangkaian kabel (wiring and harness). Langkah ini merupakan wujud komitmen untuk terus memperkuat kapabilitas manufaktur lokal untuk mobil listrik di Indonesia,” jelasnya.

Kemudian juga pengembangan rantai pasok domestik juga menjadi bagian dari upaya dalam memperkuat industri otomotif nasional dengan melibatkan puluhan pemasok lokal untuk memenuhi kebutuhan komponen kendaraan. Diantaranya PT Asahimas Flat Glass, PT Gajah Tunggal Tbk, PT GS Battery, dan lainnya. Keterlibatan para pemasok dalam negeri ini turut memperkuat peran industri komponen lokal dalam rantai manufaktur otomotif.

BACA JUGA  BNI SALURKAN KREDIT Rp1,51 TRILIUN UNTUK PROYEK PABRIK MOBIL LISTRIK VINFAST

Komitmen dalam menghadirkan produk yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia tercermin melalui beragam pilihan kendaraan dengan karakter dan keunggulannya masing-masing.

New BinguoEV yang mengisi segmen hatchback mengusung tagline ‘Be The Icon’, New Cloud EV di segmen medium hatchback dengan ‘Driving the Future of Comfort’, Darion EV di segmen mobil keluarga dengan ‘Evolving Family Moments’, lalu Eksion EV di segmen SUV dengan ‘Exploring Family Journeys’, dan Aira ev di segmen city car dengan ‘Fun Everyday, For Everyone’.

“Kelima model kendaraan ini menegaskan komitmen Wuling dalam menghadirkan produk yang relevan dengan kebutuhan sekaligus memperkuat kontribusi industri otomotif nasional melalui produk yang diproduksi di Indonesia untuk masyarakat Indonesia,” pungkas Arif Pramadana. (JB/03/Wid)

Related Post