Jakarta, JaringBisnis (Minggu, 19/7/2026). Laga pamungkas Piala Dunia 2026 akan tersaji di Stadion New Jersey, New York dini hari nanti. Spanyol dan Argentina akan bertarung habis-habisan untuk menentukan siapa yang berhal menyandang predikat tim terbaik dunia saat ini.
Dalam daftar peringkat FIFA, Argentina berada di posisi teratas. Sementara Spanyol berada di posisi dua. Pemenang laga ini akan menempati posisi puncak ranking FIFA.
Bagi Argentina, ini menjadi final Piala Dunia yang kedua secara beruntun. Empat tahun lalu di Qatar, Argentina sukses menjadi juara usai menundukkan Prancis di final melalui adu penalti.
Jika mampu menundukkan Spanyol, ini akan menjadi gelar juara yang ketiga bagi Argentina. Selain pada 2022. Argentina juga pernah menjadi juara pada Piala Dunia 1986.
Tidak hanya itu, kemenangan atas Spanyol juga akan membawa Argentina menjadi negara ketiga setelah Italia dan Brasil yang mampu menjadi juara dua kali secara beruntun. Italia melakukannya pada 1934 dan 1938 sementara Brasil pada 1958 dan 1962.
Sedangkan bagi Spanyol, ini akan menjadi final kedua setelah Piala Dunia 2010. Saat itu, Spanyol mampu menuntaskan laga final dengan kemenangan 1-0 atas Belanda dan merebut gelar juara Piala Dunia untuk pertama kali.
Pertarungan lini tengah
Duel Argentina versus Spanyol dipastikan akan berlangsung sengit. Dengan kualitas pemain yang seimbang, laga dipastikan akan berlangsung ketat.
Pertarungan akan terjadi di lini tengah. Tim yang mampu mendominasi lini tengah memiliki peluang lebih besar untuk memenangkan laga.
Spanyol yang akan menerapkan formasi 4-2-3-1, akan mengandalkan ketangguhan Rodri, Fabian Ruiz, serta Dani Olmo. Dibantu Lamine Yamal di sayap, lini tengah Spanyol akan berusaha meredam lini tengah Argentina dan memberikan suplai bole ujung tombak yang akan diisi Mikel Oyarzabal.
Di sisi Argentina, kuartet Rodrigo De Paul, Leandro Paredes, Enzo Fernandez, serta Alexis Mac Allister akan menjadi lawan seimbang bagi lini tengah Spanyol. Keempatnya akan bahu membahu menggalang lini tengah untuk mendukung pertahanan dan lini depan Argentina yang akan diisi Lionel Messi dan Julian Alvarez.
Perebutan trofi Sepatu Emas
Selain memperebutkan trofi juara, laga Spanyol versus Argentina juga akan menjadi penentu siapa pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026. Hingga laga terakhir Piala Dunia 2026, trofi Sepatu Emas belum dipastikan milik siapa.
Saat ini, hanya kapten timnas Prancis, Kylian Mbappe dan Messi yang berpeluang merebut trofi Sepatu Emas. Mbappe berada di posisi puncak daftar pencetak gol dengan torehan 10 gol. Sedangkan Messi menguntit di posisi dua dengan 8 gol.
Mbappe telah memainkan laga terakhir saat Prancis kalah 4-6 dari Inggris dalam laga perebutan tempat ketiga. Pada laga tersebut, Mbappe mencetak dua gol. Untuk bisa merebut Sepatu Emas, setidaknya harus mencetak dua gol ke gawang Spanyol agar menyamai jumlah gol Mbappe. (JB/03/Wid)
Prakiraan susunan pemain:
Spanyol (4-2-3-1)
Simon; Porro, Cubarsi, Laporte, Cucurella; Rodri, Ruiz; Yamal, Olmo, Baena; Oyarzabal
Argentina (4-4-2)
E Martinez; Montiel, Romero, L Martinez, Tagliafico; De Paul, Paredes, Fernandez, Mac Allister; Messi, Alvarez


