Live News

28.3°C
  • Jakarta
July 22, 2026
28.3°C
  • Jakarta
Follow Us:

Diterbitkan oleh

PT GEMA WARTA SEMBILAN

NIB: 1702230088809

Notaris: Noviar Beta Aurenaldi, SH, MKn

Jaring BisnisBlogHumanioraPendidikanTIM OLIMPIADE BIOLOGI INDONESIA RAIH 1 EMAS, 2 PERAK DAN 1 PERUNGGU DI LITHUANIA

TIM OLIMPIADE BIOLOGI INDONESIA RAIH 1 EMAS, 2 PERAK DAN 1 PERUNGGU DI LITHUANIA

Lithuania, JaringBisnis (19/72026) Tim Olimpiade Biologi Indonesia kembali mengharumkan nama Indonesia pada ajang International Biology Olympiad (IBO) 2026 yang diselenggarakan di Vilnius, Lithuania, pada 12–19 Juli 2026. Pada kompetisi biologi paling bergengsi bagi siswa sekolah menengah tingkat dunia tersebut, Indonesia berhasil meraih satu medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu, melanjutkan tradisi prestasi Indonesia di kancah olimpiade sains internasional.

Medali emas diraih oleh Jonathan Ezekiel dari SMAK BPK PENABUR Gading Serpong. Dua medali perak dipersembahkan oleh Derickson Lie dari SMAS Mondial Batam dan Talita Alya Nabilah dari MAN 2 Malang. Sementara itu, medali perunggu diraih oleh Sabrina Yeira Arisandra dari SMAN 3 Malang.

International Biology Olympiad (IBO) merupakan kompetisi biologi internasional paling bergengsi bagi siswa sekolah menengah yang diikuti oleh peserta terbaik dari berbagai negara. Kompetisi ini menguji penguasaan konsep biologi, kemampuan berpikir ilmiah, pemecahan masalah, serta keterampilan praktikum laboratorium melalui rangkaian ujian teori dan praktikum dengan tingkat kesulitan yang sangat tinggi.

Pada IBO 2026, peserta mengikuti empat ujian praktikum yang mencakup Biologi Molekuler dan Biokimia, Anatomi dan Sistematika Hewan, Fisiologi Hewan, serta Biologi Komputasi Tumbuhan, masing-masing dengan durasi 90 menit. Selain itu, peserta juga mengikuti dua sesi ujian teori dengan durasi masing-masing tiga jam yang menguji pemahaman komprehensif terhadap berbagai cabang ilmu biologi.

IBO 2026 diikuti oleh 302 siswa dari 80 negara. Setiap negara mengirimkan maksimal empat peserta sebagai hasil seleksi nasional yang sangat ketat. Selain itu, kegiatan ini melibatkan 260 juri internasional yang bertugas menelaah dan mengesahkan soal, melakukan moderasi penilaian, serta memastikan seluruh rangkaian kompetisi berlangsung secara objektif, adil, dan sesuai dengan standar internasional. Kontingen Indonesia didampingi oleh tim juri dan pendamping yang terdiri atas Agus Dana Permana dan Ahmad Faizal dari Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH), Institut Teknologi Bandung (ITB), Dr. Ida Bagus Made Artadana dari Universitas Surabaya (Ubaya), serta Alfred Patisenah dari Tim Olimpiade Biologi Indonesia (TOBI).

Keberhasilan Tim Olimpiade Biologi Indonesia merupakan hasil dari proses seleksi dan pembinaan yang intensif dan berkelanjutan. Para peserta mendapatkan pendampingan dari tim pembina yang terdiri atas dosen, tutor, dan alumni olimpiade, sehingga mampu mempersiapkan diri secara optimal untuk menghadapi kompetisi bertaraf internasional.

Tim Olimpiade Biologi Indonesia menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, atas dukungan penuh yang diberikan sejak proses seleksi, pembinaan, hingga keberangkatan dan keikutsertaan tim Indonesia pada IBO 2026. Dukungan yang berkelanjutan tersebut menjadi fondasi penting dalam upaya mencetak talenta-talenta muda Indonesia yang mampu bersaing di tingkat dunia.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH), Institut Teknologi Bandung (ITB) yang secara konsisten mendukung pelaksanaan pembinaan melalui penyediaan tenaga pengajar, narasumber, laboratorium, serta berbagai fasilitas pelatihan yang memungkinkan para peserta memperoleh pengalaman belajar sesuai dengan standar kompetisi internasional. Penghargaan yang setinggi-tingginya turut disampaikan kepada seluruh sponsor, mitra, alumni, sekolah, guru, orang tua, serta berbagai pihak yang telah memberikan dukungan, baik dalam bentuk pendanaan, fasilitas, maupun pendampingan selama proses pembinaan.

Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus mengembangkan minat dan kemampuan di bidang sains, serta mendorong lahirnya calon-calon ilmuwan yang akan berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan, inovasi, dan pembangunan bangsa. Tim Olimpiade Biologi Indonesia berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan sehingga Indonesia dapat mempertahankan bahkan meningkatkan prestasinya pada International Biology Olympiad di masa mendatang. (JB/02/GlG)

Related Post