PERTAMA DI DUNIA, GEELY HADIRKAN ROBOTAXI EVA CAB BERBASIS LIDAR 2.160-LINE

Geely Auto memperkenalkan inovasi terbarunya EVA Cab, prototipe robotaxi purpose-built pertama di Tiongkok pada Auto China (Beijing Auto Show) 2026. EVA Cab menjadi robotaxi pertama di dunia yang menggunakan LiDAR digital 2.160-line. (ist)

Jakarta, JaringBisnis (Rabu, 6/5/2026). Geely Auto menampilkan inovasi terbaru, EVA Cab, prototipe robotaxi purpose-built pertama di Tiongkok pada Auto China (Beijing Auto Show) 2026. Salah satunya EVA Cab, prototipe robotaxi purpose-built pertama di Tiongkok

Dikembangkan bersama AFARI Technology dan CaoCao Mobility, EVA Cab menjadi robotaxi pertama di dunia yang menggunakan LiDAR digital 2.160-line untuk mendukung operasional tanpa pengemudi di jalan umum. Inovasi ini juga menjadi bagian dari strategi Geely dalam mempercepat implementasi kendaraan otonom berbasis AI menuju komersialisasi pada 2027.

EVA Cab dikembangkan berdasarkan kerangka Full-Domain AI 2.0 dan dirancang untuk memenuhi ekspektasi industri serta pengguna terhadap kendaraan otonom. Robotaxi ini menghadirkan inovasi dalam empat aspek utama: desain, hardware, software, dan integrasi ekosistem.

Dari sisi desain, EVA Cab mengusung konsep “Tech-driven Mobility Leading to a Better Life.” Kendaraan ini dilengkapi pintu geser elektrik dengan bukaan lebar serta tata letak kabin berhadapan untuk memaksimalkan ruang dan estetika. Elemen interior seperti Galaxy Skyroof, panel pintu Drifting Galaxy, dan armrest bertema Orchid Pavilion menghadirkan nuansa yang hangat dan humanis.

Teknologi unggulan

EVA Cab juga dibekali berbagai teknologi unggulan, seperti Quantum Grade AI Electrical/Electronic Architecture (EEA 4.0), sistem LiDAR digital 2.160-line pertama di dunia, serta solusi software berkendara otonom Level L4. Kombinasi ini menjadikan EVA Cab sebagai representasi kemampuan teknologi AI Geely secara menyeluruh.

Arsitektur EEA 4.0 menghadirkan keamanan tinggi melalui enkripsi berbasis kuantum yang memberikan perlindungan end-to-end antara kendaraan dan cloud, termasuk fitur seperti kunci Bluetooth, kontrol jarak jauh, pembaruan Over-the-air (OTA), hingga privasi data.

Kendaraan ini juga dilengkapi teknologi Service-Oriented Vehicle-Cloud Integrated Diagnostics (SOVD), untuk diagnosa terintegrasi berbasis cloud sepanjang siklus hidup kendaraan. Geely sendiri telah menjadi produsen pertama yang memperoleh sertifikasi ISO 8800 untuk keamanan AI.

Dari sisi komputasi, EVA Cab ditenagai oleh tiga chip utama yaitu NVIDIA SuperChip, NVIDIA Thor U, dan Qualcomm Snapdragon 8397, dengan total kemampuan komputasi lebih dari 3.000 TOPS. Performa ini memungkinkan pemrosesan data dalam skala besar yang dibutuhkan untuk
mendukung sistem kendaraan otonom Level L4.

Sistem sensor kendaraan dilengkapi LiDAR digital 2.160-line dengan kemampuan hingga 25,92 juta titik per detik dan jarak deteksi mencapai 600 meter. Teknologi ini dikombinasikan dengan sistem AFARI G-ASD L4 yang memungkinkan operasional tanpa pengemudi di jalan umum.

Geely berencana meluncurkan versi komersial EVA Cab melalui CaoCao Mobility pada tahun 2027, sekaligus mempercepat implementasi robotaxi secara massal. Saat ini, uji coba telah dilakukan di beberapa kota seperti Hangzhou dan Suzhou. Ke depan, Geely akan terus mengembangkan ekosistem Space-Ground untuk mewujudkan mobilitas tanpa waktu tunggu, tanpa kemacetan, dan tanpa kecelakaan.

Perkuat ekosistem AI

Rangkaian inovasi tersebut menegaskan masuknya Geely ke era Full Domain AI 2.0 sekaligus mempertegas posisinya sebagai perusahaan otomotif global yang berlandaskan teknologi cerdas.

Geely juga menampilkan berbagai inovasi teknologi energi baru, termasuk Smart City, Smart Energy, Smart Platform, dan Methanol Ecosystem. Pameran ini menandai transisi Geely dari tahap pengembangan AI menuju fase pertumbuhan eksponensial di era 2.0.

Melalui pameran ini, Geely menegaskan kemampuannya dalam membangun ekosistem AI yang komprehensif sekaligus mempercepat transformasi menjadi perusahaan teknologi mobilitas cerdas. Ke depan, Geely akan terus mendorong inovasi berbasis AI untuk menghadirkan mobilitas yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan. (JB/03/Wid)