Live News

28.3°C
  • Jakarta
June 23, 2026
28.3°C
  • Jakarta
Follow Us:

Diterbitkan oleh

PT GEMA WARTA SEMBILAN

NIB: 1702230088809

Notaris: Noviar Beta Aurenaldi, SH, MKn

Jaring BisnisBlogBisnisEkonomiAKAN JADI PUSAT EKONOMI BARU, TATA ULANG KAWASAN GBK AKAN DILAKUKAN MENYELURUH

AKAN JADI PUSAT EKONOMI BARU, TATA ULANG KAWASAN GBK AKAN DILAKUKAN MENYELURUH

Jakarta, JaringBisnis (Senin, 22/6/2026). Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pengembangan kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi guna menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jakarta.

Pengembangan tersebut tidak hanya mencakup revitalisasi Hotel Sultan, tetapi juga penataan ulang seluruh kawasan GBK yang memiliki luas sekitar 200 hektare.

Hal tersebut dikatakan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani seusai menghadap Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, hari ini.

“Rencananya itu akan dijadikan ikon baru di Indonesia. Ya nanti akan diubah secara komprehensif untuk tidak hanya di daerah GBK ini, tapi juga secara keseluruhan akan didesain ulang dari termasuk lapangan golf sampai juga dengan area GBK yang kurang lebih itu luasnya 200 hektare,” ujar Rosan.

Dikatakan Rosan, pengelolaan kawasan GBK nantinya dapat melibatkan sejumlah entitas milik negara, di antaranya InJourney dan Meru, setelah seluruh proses administrasi yang dikoordinasikan oleh Kementerian Sekretariat Negara selesai.

Meski demikian, Rosan menegaskan bahwa konsep akhir pengembangan kawasan masih terus dimatangkan. Ia memastikan fungsi perhotelan tetap akan menjadi bagian dari kawasan tersebut, meskipun nantinya dikembangkan dengan pendekatan yang lebih komprehensif.

“Nanti di antaranya pastinya ada hotel juga ya, dan tidak satu. Tapi pesan Presiden ini dijadikan ikon baru untuk Indonesia, sehingga perencanaannya itu harus dilakukan secara komprehensif dan memberikan dampak yang nyata kepada perekonomian dan juga paling-paling penting kepada rakyat Indonesia,” ungkapnya.

Dorong sektor pariwisata

Rosan menambahkan, pengembangan kawasan GBK juga berpotensi memperkuat sektor nasional. Menurutnya, seluruh fasilitas di kawasan tersebut akan ditingkatkan agar memenuhi standar internasional.

“GBK ya tetap ada GBK-nya, tapi semuanya akan kita tingkatkan, kita sempurnakan menjadi standar internasional atau world class standard, sehingga ini juga bisa memberikan satu sentral ekonomi baru di Jakarta,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rosan mengatakan bahwa pengembangan kawasan GBK merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo untuk mendorong sektor pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru. Pemerintah, kata dia, akan memetakan dan memprioritaskan destinasi wisata yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara terintegrasi.

Menurutnya, pengembangan pariwisata tidak hanya berfokus pada peningkatan jumlah wisatawan, tetapi juga pada kualitas pengalaman wisata dan peningkatan nilai belanja wisatawan.

“Jadi kita bisa mengambil semua lapisan dari pariwisata yang lebih mass market, tapi juga yang high end atau yang lebih ke experience,” tuturnya. (JB/setneg/03/Wid)

Share:

Related Post