Jakarta, JaringBisnis (Jumat, 29/5/2026). Optimisme diusung Honda Racing Indonesia (HRI) menghadapi musim balap 2026. Selain kembali diperkuat Alvin Bahar, Avila Bahar, dan Andri Abirezky, HRI juga diperkuat Rachel Cia sebagai talenta baru yang akan memulai debut di balap touring bersama Honda City Hatchback RS.
Alvin Bahar kembali turun di kelas ITCR Seeded A menggunakan Honda Civic Type R FL5. Avila Bahar kembali bertarung di kelas ITCR 1.200 Seeded A bersama Honda Brio RS.
Di kelas yang sama, Andri Abirezky naik ke kategori Master bersama Honda Brio RS. Sedangkan Rachel Cia yang akan turun di kelas ITCR 1.500 menggunakan Honda City Hatchback RS.
Menghadirkan wajah baru, identitas visual baru, serta langkah regenerasi untuk talenta muda, musim ini menjadi bagian dari perjalanan panjang untuk menjaga semangat dan kultur Honda tetap hidup di Indonesia.
Yulian Karfili, Communication Strategy Sub-Division Head of PT Honda Prospect Motor, mengatakan ajang balap bagi Honda, selalu menjadi bagian penting dalam pengembangan dan pembuktian teknologi, sekaligus pengingat untuk terus berkembang di tengah tekanan dan perubahan.
“Karena di dunia balap, yang diuji bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga kemampuan untuk terus belajar, beradaptasi, dan bergerak maju tanpa kehilangan identitas. Di motorsport, Honda tidak selalu menang dan pernah menghadapi masa sulit, tetapi Honda tidak pernah berhenti dan selalu kembali. Semangat itulah yang terus relevan dengan perjalanan Honda hingga hari ini,” katanya.
Langganan juara nasional
Sejak resmi hadir di motorsport Indonesia pada 2002, Honda Racing Indonesia telah meraih 24 gelar juara nasional di ajang ISSOM. Pada musim 2025, HRI juga mencatatkan pencapaian penting melalui keterlibatan perdananya di Mandalika Festival of Speed (MFoS) 2025 di Sirkuit Mandalika, dengan meraih gelar National Championship ITCR 1.200 Seeded A, National Championship ITCR 1.200 Seeded B, National Championship ITCR 3.600 Seeded A, Team Constructor Champion ITCR 1.200, serta Team Constructor Champion ITCR 3.600.
Alvin Bahar, Direktur HRI, mengatakan setiap musim selalu menghadirkan tantangan dan dinamika yang berbeda. Namun yang tidak berubah adalah semangat orang-orang di dalam tim ini untuk terus belajar, terus berkembang, dan terus memberikan yang terbaik.
“Kami sangat bangga karena Honda Racing Indonesia bukan hanya dibangun oleh hasil di lintasan, tetapi juga oleh kerja keras, loyalitas, dan passion dari seluruh tim yang sudah bertahun-tahun bersama Honda. Tahun ini juga menjadi momen yang menarik karena hadirnya generasi dan talenta baru yang membawa energi baru, sekaligus melanjutkan kultur dan semangat Honda Racing ke generasi berikutnya,” jelasnya.
Musim ini, HRI juga memperkenalkan HRI Team Management sebuah platform pembinaan talenta yang dirancang untuk menciptakan jalur pengembangan pembalap secara lebih terstruktur. Program ini membuka kesempatan bagi generasi muda untuk memulai perjalanan dari racing simulator, berlanjut ke gokart, hingga touring car di ajang MFoS. Bagi talenta yang menunjukkan perkembangan signifikan, kesempatan menuju ajang internasional seperti Mandalika 6 Hours dan Sepang 1000 KM juga terbuka.
Selain memperkuat line-up pembalap, musim ini HRI juga memperkenalkan identitas visual baru melalui livery dominan hitam-merah dengan karakter yang lebih agresif. Livery ini menjadi simbol semangat baru Honda Racing Indonesia untuk terus berkembang, melaju lebih jauh, dan membawa energi baru ke lintasan. Ekosistem HRI musim ini juga semakin diperkuat melalui dukungan para sponsor, yaitu Wincos, Torsion, Max Decal, dan Ardiles.
Salah satu karakter khas Honda Racing Indonesia adalah penggunaan model-model Honda yang juga digunakan sehari-hari oleh konsumen di Indonesia. Di lintasan, performa setiap model diuji dalam kondisi ekstrem untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang tetap membawa DNA performa Honda ke jalan raya. (JB/03/Wid)



