Live News

28.3°C
  • Jakarta
May 22, 2026
28.3°C
  • Jakarta
Follow Us:

Diterbitkan oleh

PT GEMA WARTA SEMBILAN

NIB: 1702230088809

Notaris: Noviar Beta Aurenaldi, SH, MKn

Jaring BisnisBlogNasionalPendidikanTIM OLIMPIADE BIOLOGI INDONESIA RAIH 2 EMAS, 4 PERAK, 1 PERUNGGU PADA OIBO 2026

TIM OLIMPIADE BIOLOGI INDONESIA RAIH 2 EMAS, 4 PERAK, 1 PERUNGGU PADA OIBO 2026

Jakarta, JaringBisnis (Jumat, 22/5/2026). Prestasi membanggakan diraih Tim Olimpiade Biologi Indonesia (TOBI) pada Open International Biology Olympiad (OIBO) 2026 yang diselenggarakan pada 15–22 Mei 2026 di Sirius Educational Center, Federasi Rusia. Dalam ajang yang diikuti tim dari 18 negara ini, Tim Olimpiade Biologi Indonesia meraih 2 emas, 4 perak, dan 1 perunggu.

Untuk kategori individu, medali emas disumbang Derickson Lee (SMAS Mondial Batam). Sementara itu, empat medali perak diraih disumbang Afrand Mirza Herwinsyah (SMAN 8 Jakarta), Faiq Ismael (SMAN 8 Jakarta), Keisya Dhindra Prabowo (SMA ABBS Surakarta), dan Chynthia Wibowo (SMAK BPK Penabur Kota Tangerang). Adapun medali perunggu diraih Brevin Lois Surbakti (SMP Swasta Methodist-2 Medan).

Sedangkan di kategori beregu Indonesia berhasil meraih medali emas untuk proyek identifikasi keragaman zooplankton di pesisir Laut Hitam. Prestasi ini menunjukkan kemampuan siswa Indonesia dalam kerja sama tim, pengamatan ilmiah, serta analisis biologi secara komprehensif.

“Capaian ini menjadi tonggak penting bagi Indonesia pada partisipasi perdana di Open International Biology Olympiad. Prestasi tersebut sekaligus mencerminkan kualitas pembinaan Olimpiade Biologi di Indonesia yang terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat internasional,” ujar Prof Ahmad Faizal, pengurus TOBI.

Apalagi, keberangkatan delegasi Indonesia tahun ini dilaksanakan dengan dukungan finansial swadaya dari orang tua siswa. Meskipun dengan keterbatasan dukungan pendanaan, para siswa Indonesia tetap mampu menunjukkan prestasi yang sangat kompetitif di tingkat internasional.

Teori dan praktik

Kompetisi individu pada OIBO 2026 menguji kemampuan peserta melalui serangkaian tes teori dan praktikum biologi tingkat lanjut. Para peserta menghadapi dua ujian praktikum utama yaitu Animal Biology dan Plant Biology, yang masing-masing dikerjakan dalam waktu dua jam. Selain itu, peserta juga harus menyelesaikan satu set tes teori komprehensif selama empat jam yang mencakup berbagai cabang ilmu biologi klasik maupun modern.

Keikutsertaan Indonesia pada ajang ini merupakan hasil pembinaan dan seleksi yang dilakukan oleh Tim Olimpiade Biologi Indonesia (TOBI). Seluruh anggota tim telah melalui proses seleksi nasional dan pembinaan intensif sebelum diberangkatkan ke Rusia. Tim Indonesia didampingi oleh Agus Dana Permana, Fauzi Nasution, dan Ahmad Faizal dari Tim Olimpiade Biologi Indonesia sebagai pendamping delegasi.

Selain mengikuti kompetisi, para siswa Indonesia juga memperoleh kesempatan untuk membangun jejaring internasional dengan peserta dari berbagai negara. Interaksi lintas budaya dan diskusi ilmiah dengan siswa-siswa terbaik dunia menjadi pengalaman berharga yang memperluas wawasan global para peserta. Delegasi Indonesia juga berkesempatan menikmati suasana kawasan Sirius, wilayah pendidikan dan sains modern di Federasi Rusia yang sebelumnya dikenal sebagai lokasi penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin 2014.

“Kami berharap bahwa keikutsertaan Indonesia pada Open IBO dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang, tentunya dengan dukungan yang lebih kuat dari kementerian terkait maupun bantuan sponsor dari berbagai pihak. Dukungan tersebut dinilai penting untuk memastikan keberlanjutan pembinaan talenta muda Indonesia di bidang sains serta memperluas kesempatan siswa Indonesia untuk berkompetisi di tingkat global,” pungkas Ahmad Faizal. (JB/03/Wid)

Tags:
Share:

Related Post