Live News

28.3°C
  • Jakarta
July 18, 2026
28.3°C
  • Jakarta
Follow Us:

Diterbitkan oleh

PT GEMA WARTA SEMBILAN

NIB: 1702230088809

Notaris: Noviar Beta Aurenaldi, SH, MKn

Jaring BisnisBlogJaringOtoMotorYAMAHA FAZZIO JADI KANVAS KREATIVITAS ANAK MUDA YOGYAKARTA

YAMAHA FAZZIO JADI KANVAS KREATIVITAS ANAK MUDA YOGYAKARTA

Jakarta, JaringBisnis (Jumat, 17/7/2026). Tren modifikasi sepeda motor makin berkembang.. Hal itu terlihat dalam gelaran Classy Modifest Yogyakarta yang berlangsung 27–28 Juni 2026. Pada event ini, sejumlah pengguna Yamaha Fazzio menampilkan karya modifikasi bergaya cargo dengan sentuhan personal.

Mengusung desain bergaya retro modern, Yamaha Fazzio dinilai menjadi salah satu model yang banyak dipilih sebagai basis modifikasi. Beragam konsep mulai dari Japanese cargo, retro pop, hingga American casual dihadirkan oleh para peserta perempuan dalam ajang tersebut.

“Melalui desainnya yang stylish dan fashionable, Fazzio menjadi media bagi generasi muda untuk mengekspresikan identitas diri. Hal itu juga terlihat dari semakin banyak perempuan yang percaya diri terjun ke dunia modifikasi dan menghadirkan karya-karya kreatif,” ujar Rifki dalam keterangan resmi.

Melalui Classy Modifest, Yamaha menghadirkan ruang bagi para pengguna Yamaha Fazzio untuk menampilkan kreativitas sekaligus memperlihatkan bahwa modifikasi sepeda motor kini menjadi bagian dari ekspresi gaya hidup, termasuk di kalangan perempuan muda.

Ajang ini juga menunjukkan berkembangnya tren modifikasi bergaya cargo yang memadukan unsur fungsional dengan sentuhan fesyen dan budaya populer.

Modifikator perempuan

Salah satu peserta yang menarik perhatian adalah Khansa Salma, 24, perempuan asal Yogyakarta yang mengusung konsep Japanese Cargo Retro Style pada Yamaha Fazzio miliknya. Lulusan ilmu seni rupa tersebut memilih warna mint green berpadu aksen silver, cokelat tua, dan mustard yang terinspirasi dari city scooter di Jepang.

Motor yang diberi nama Silon Japan itu dilengkapi sejumlah aksesori seperti keranjang lipat (foldable crate), handguard, pelindung knalpot berbahan aluminium, hingga pelat nomor bergaya aksara kanji yang memperkuat nuansa Jepang.

Khansa mengaku konsep tersebut lahir dari ketertarikannya terhadap motor klasik dan fesyen Jepang.

“Saya penasaran mencoba dunia modifikasi. Berbekal latar belakang seni rupa dan hobi motor tua, akhirnya saya bereksperimen hingga lahirlah modifikasi Fazzio pertama ini,” ujarnya.

Karya lain datang dari Dinda Hurin, 23, yang mengusung konsep Retro Pop Up Indonesia 90-an x Japan. Ia mempertahankan warna kuning bawaan Yamaha Fazzio sebagai identitas utama, kemudian memadukannya dengan jok biru navy, grafis oranye, serta beragam aksesori cargo.

Modifikasinya dilengkapi motif grafis Seigaiha khas Jepang, windshield, rak belakang, cover lampu, hingga saddle bag hook yang memperkuat karakter retro modern.

Menurut Hurin, konsep tersebut mencerminkan kepribadiannya yang ceria sekaligus pekerja keras.

“Saya ingin tetap mempertahankan warna kuning karena sesuai karakter saya, lalu memadukannya dengan sentuhan cargo ala Jepang agar tampil unik,” katanya.

Sementara itu, Monika Siwi, 27, memilih tema Amekaji Style atau American Casual. Konsep tersebut memadukan nuansa fashion pekerja, militer, denim, dan gaya kampus dengan dominasi warna hijau zaitun, putih, dan hitam.

Berbagai aksesori seperti rak depan dan belakang multifungsi, velg beraksen putih, cover lampu depan, spion bulat, serta stiker bergaya retro menjadi pelengkap tampilannya.

Monika mengungkapkan ketertarikannya terhadap dunia modifikasi berawal dari hobinya mengendarai motor klasik sejak kuliah.

“Saya juga senang mix and match fashion, sehingga banyak inspirasi modifikasi yang akhirnya lahir dari gaya berpakaian yang saya sukai, salah satunya konsep Amekaji,” ujarnya. (JB/03/Wid)

Related Post