Jakarta, JaringBisnis (Jumat, 17/7/2026). Usai digelar di lima kota yaitu Denpasar, Surabaya, Bandung, Makassar, dan Yogyakarta sejak 30 Mei hingga 28 Juni 2026, Yamaha CLASSY Modifest 2026 resmi berakhir. Diikuti 250 peserta, event ini menampilkan beragam konsep modifikasi Yamaha Fazzio Hybrid dan Grand Filano Hybrid.
Selain menjadi kompetisi modifikasi, ajang ini juga mempertemukan komunitas otomotif, pelaku industri kreatif, serta generasi muda yang memiliki minat pada dunia otomotif dan gaya hidup.
Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Rifki Maulana, mengatakan penyelenggaraan CLASSY Modifest 2026 memperlihatkan beragam tren modifikasi yang berkembang di berbagai wilayah Indonesia.
“Yamaha CLASSY Modifest 2026 menunjukkan bahwa kreativitas modifikasi di Indonesia memiliki karakter yang sangat beragam. Di setiap kota, kami melihat tren yang berbeda-beda. Mulai dari sentuhan budaya lokal, gaya hidup, hingga preferensi para modifikator yang kemudian diwujudkan melalui Fazzio Hybrid dan Grand Filano Hybrid. Hal ini membuktikan bahwa lini Classy Yamaha mampu menjadi media ekspresi yang fleksibel dan dapat mengikuti karakter penggunanya di berbagai daerah,” ujar Rifki Maulana dalam keterangannya.
Berbeda di setiap kota
Denpasar menjadi kota pembuka penyelenggaraan Yamaha CLASSY Modifest pada 30 Mei 2026. Digelar di kawasan pantai, mayoritas peserta mengusung tema Balinese Style dan Classic Retro yang memadukan unsur budaya lokal dengan desain yang tetap fungsional untuk penggunaan sehari-hari.
Di Surabaya pada 6–7 Juni 2026, peserta menampilkan konsep modifikasi yang lebih beragam, mulai dari tema adventure, racing, retro, hingga inspirasi anime dan budaya populer.
Sementara itu, Bandung yang menjadi tuan rumah pada 13–14 Juni 2026 didominasi tren Rally Sport Vintage. Penyelenggaraan di kota tersebut juga melibatkan sejumlah merek dan pelaku industri kreatif, seperti Pickers Service x Mooneyes, Riders & Rules, Maisonmoto Supply, dan Riders Inc., sehingga ajang tersebut menjadi ruang kolaborasi antara komunitas otomotif dan industri kreatif.
Berbeda dengan kota lainnya, peserta di Makassar banyak mengusung konsep Decal Art yang menggabungkan grafis modern dengan unsur budaya Sulawesi serta ilustrasi bergaya animasi.
Adapun Yogyakarta sebagai kota penutup menghadirkan atmosfer seni yang kental. Tingginya partisipasi modifikator perempuan menjadi salah satu sorotan dalam penyelenggaraan tersebut. Yamaha juga menggandeng sejumlah seniman lokal untuk menggelar aktivitas live painting sebagai bagian dari rangkaian acara.
Keberagaman konsep modifikasi yang muncul sepanjang CLASSY Modifest 2026 menunjukkan bahwa modifikasi kendaraan kini tidak hanya berfokus pada perubahan tampilan. Ajang ini juga menjadi sarana berekspresi dan mencerminkan karakter pemilik kendaraan.
Melalui penyelenggaraan CLASSY Modifest, Yamaha berharap dapat terus menyediakan ruang kreatif bagi pengguna lini Classy Yamaha sekaligus mendorong berkembangnya tren modifikasi yang lebih inovatif dan sesuai dengan gaya hidup masyarakat. (JB/03/Wid)


