Live News

28.3°C
  • Jakarta
June 20, 2026
28.3°C
  • Jakarta
Follow Us:

Diterbitkan oleh

PT GEMA WARTA SEMBILAN

NIB: 1702230088809

Notaris: Noviar Beta Aurenaldi, SH, MKn

Jaring BisnisBlogBisnisBursa & PerbankanUNGGUL DI TENGAH VOLATILITAS, NPAT DBS TREASURES MELONJAK 289%

UNGGUL DI TENGAH VOLATILITAS, NPAT DBS TREASURES MELONJAK 289%

Jakarta, JaringBisnis (Sabtu, 20/6/2026). Melalui layanan DBS Treasures, PT Bank DBS Indonesia makin memperkuat posisi sebagai mitra terpercaya untuk wealth management.

Hingga Mei 2026, Net Profit After Tax (NPAT) DBS Treasures tumbuh signifikan sebesar 289 persen secara tahunan (YoY), melampaui target anggaran sebesar 157 persen. Pertumbuhan ini seiring dengan peningkatan nasabah baru sebesar 73 persen YoY, sejalan dengan ekspektasi pertumbuhan, serta wealth penetration yang tetap stabil.

Head of Consumer Banking Segment & Liabilities Product PT Bank DBS Indonesia Natalina Syabana mengatakan pendekatan DBS Treasures dalam melayani nasabah diwujudkan melalui kampanye bertajuk ‘Mitra Tepercaya untuk Setiap Tujuan Anda’. Hal ini dilakukan melalui insights-driven wealth management dengan highly-personalized advisory serta rangkaian diskusi pakar yang berorientasi pada pertumbuhan kekayaan global secara berkelanjutan hingga generasi penerus.

“Lebih dari itu, program eksklusif DBS Expert Connection dan DBS NextGen Excursion juga memberikan peluang pengembangan diri serta bisnis yang sangat bermanfaat bagi nasabah dan generasi penerusnya. Program ini berfokus pada kesiapan industri di masa depan, mulai dari inovasi disruptif, AI, aset digital, hingga berbagai sustainable business practices,” tuturnya.

Dampak kondisi global

Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia Melfrida Gultom mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir, terjadi perubahan perilaku nasabah affluent yang semakin signifikan terutama pada kondisi pasar yang dipengaruhi oleh ketidakpastian geopolitik dan volatilitas global.

“Situasi ini menjadi perhatian utama kami dan secara konsisten kami mengedepankan strategi wealth management yang berbasis insight yang objektif, komprehensif, berorientasi pada peluang, dapat ditindaklanjuti, serta relevan dengan pendekatan personal yang berpusat pada nasabah,” jelasnya.

Memasuki 2026 dengan tren kenaikan suku bunga, Bank DBS Indonesia tetap mencatat pertumbuhan yang dipengaruhi meningkatnya apresiasi nasabah dengan skor kepuasan yang solid. Hal ini didasarkan atas kesuksesan rekomendasi portofolio yang lebih personal melalui integrasi wawasan investasi regional dari CIO DBS dan teknologi machine learning terhadap pendampingan investasi.

Atas kinerja tersebut, Bank DBS Indonesia meraih penghargaan Best Private Bank 2026 dari FinanceAsia. Pengakuan ini melengkapi kapabilitas investasi Bank DBS Indonesia didukung oleh Chief Investment Office (CIO) DBS yang dinobatkan sebagai Best CIO in Asia oleh The Asset Triple A. Hal ini turut memperkuat posisi Bank DBS Indonesia sebagai mitra terpercaya bagi nasabah dalam mengelola dan mengembangkan kekayaan lintas generasi.

Diversifikasi investasi

Head of Investment & Insurance Product PT Bank DBS Indonesia Djoko Soelistyo mengatakan 2025 menjadi periode yang penuh tantangan bagi pasar global akibat tingginya ketidakpastian, penyesuaian suku bunga, dan persaingan yang semakin ketat.

“Memasuki paruh kedua 2026, volatilitas diperkirakan tetap tinggi, namun peluang strategis masih terbuka bagi investor berorientasi jangka panjang. Dalam kondisi pasar yang kompleks ini, CIO Office DBS mengedepankan pendekatan conviction-led yang berfokus pada strategi diversifikasi investasi yang jelas dan dapat ditindaklanjuti,” jelasnya.

Salah satu strategi utama investasi dari CIO Office DBS adalah mempertahankan posisi overweight pada emas sebagai instrumen defensif. Hal ini didukung oleh lonjakan permintaan investasi emas global secara nilai sebesar 74 persen YoY pada kuartal I 2026, sementara permintaan emas batangan di Indonesia meningkat 47

persen. Sejalan dengan hal tersebut, Bank DBS Indonesia menjadi bank pertama yang menyediakan akses ke pasar emas global melalui Kontrak Pengelolaan Dana (KPD) dengan minimum investasi Rp5 miliar. Lebih dari itu, Bank DBS Indonesia terus melanjutkan pertumbuhan yang tangguh didukung oleh 16 produk investasi baru yang telah dikurasi untuk memperkuat ketahanan portofolio nasabah sekaligus memperluas pilihan investasi yang relevan dalam berbagai kondisi pasar.

Ke depan, Bank DBS Indonesia terus berkomitmen untuk menghadirkan insights tajam dengan strategi yang dipersonalisasi serta solusi relevan dan inovatif untuk investasi personal dan bisnis. Strategi ini mengutamakan keberlangsungan pertumbuhan aset jangka panjang sekaligus membantu nasabah menavigasi dinamika ekonomi untuk mencapai tujuan finansial dengan lebih percaya diri. (JB/03/Wid)

Tags:
Share:

Related Post