Jakarta, JaringBisnis (kamis (23//4/2026). Kinerja Mandiri Kartu Kredit pada awal 2026 menunjukkan tren positif. Hingga Maret 2026, frekuensi transaksi kartu kredit tumbuh 24,3% secara tahunan (year on year/YoY). Sedangkan nilai transaksi 21,3% YoY, sejalan dengan upaya perseroan dalam menjaga keunggulan berkelanjutan di segmen ritel.
Dari sisi penggunaan, transaksi Mandiri Kartu Kredit secara online didominasi oleh kategori e-commerce, travel, dan elektronik. Sementara itu, transaksi offline masih didorong oleh sektor department store, restoran, dan supermarket, yang tetap menjadi penopang utama aktivitas belanja masyarakat.
Seiring dengan peningkatan aktivitas transaksi tersebut, jumlah kartu kredit yang beredar juga terus bertambah. Pertambahan jumlah kartu ini didukung oleh proses pengajuan yang semakin mudah melalui berbagai channel akuisisi baik dari kanal digital maupun non digital.
Direktur Consumer Banking PT Bank Mandiri Saptari mengatakan, kinerja positif tersebut didukung momentum musiman sepanjang kuartal I-2026 yang mencakup periode Imlek, Nyepi, Ramadhan, hingga Hari Raya Idul Fitri.
“Momentum tersebut dioptimalkan Bank Mandiri melalui penguatan layanan, baik pada kanal fisik maupun digital yang terhubung dalam satu ekosistem yang terintegrasi,” jelas Saptari dalam keterangannya.
Pada kanal digital, Bank Mandiri mendorong pemanfaatan kartu kredit melalui fitur virtual card. Lewat kemudahan ini nasabah dapat bertransaksi menggunakan QRIS, melakukan penarikan dana tunai, hingga berbelanja di berbagai platform e-commerce secara lebih praktis.
Penguatan layanan tersebut juga dilengkapi dengan inovasi Tap to Pay di Livin’ by Mandiri. Melalui fitur ini, nasabah cukup mendekatkan ponsel Android ke mesin EDC untuk melakukan pembayaran secara lebih seamless.
“Bank Mandiri terus memperkuat sinergi ekosistem pembayaran untuk menangkap peningkatan aktivitas transaksi nasabah. Langkah ini diharapkan dapat memperluas akseptasi layanan, meningkatkan kenyamanan bertransaksi, serta mendukung pertumbuhan bisnis ritel secara berkelanjutan,” ujar Saptari.
Kartu kredit kolaborasi
Untuk mendorong aktivitas transaksi nasabah, Bank Mandiri terus memperkuat proposisi nilai melalui pengembangan kartu kredit kolaborasi. Salah satunya melalui Mandiri Kartu Kredit co-brand Marriott Bonvoy yang menawarkan berbagai keuntungan eksklusif di jaringan properti Marriott Bonvoy di seluruh dunia.
Selain itu, Bank Mandiri juga menghadirkan kartu kredit co-brand Traveloka yang memberikan nilai tambah berupa welcome bonus hingga 500 ribu Traveloka Poin serta upgrade ke Tier Gold bagi member Traveloka. Beragam promo dan penawaran terbaru Mandiri Kartu Kredit dapat diakses dengan mudah oleh nasabah melalui laman bmri.id/promo.
Ke depan, penguatan ekosistem pembayaran serta optimalisasi kapabilitas digital akan terus dilakukan guna menjaga relevansi layanan dengan kebutuhan nasabah yang semakin dinamis. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat peran Bank Mandiri dalam mengakselerasi ekonomi kerakyatan, sekaligus mendorong pertumbuhan transaksi yang lebih berkelanjutan.
“Sejalan dengan komitmen untuk Melayani Sepenuh Hati, Bank Mandiri akan terus menghadirkan solusi pembayaran yang adaptif dan terintegrasi, serta memberikan nilai tambah bagi nasabah di setiap aktivitas transaksi,” jelas Saptari. (JB/03/Wid)














