TIM OLIMPIADE BIOLOGI INDONESIA SIAP UKIR SEJARAH DI OPEN IBO 2026

Tim Olimpiade Biologi Indonesia (TOBI) siap memberikan yang terbaik pada Open International Biology Olympiad (Open IBO) 2026 yang berlangsung 15–22 Mei 2026 di Sirius Educational Center, Sochi, Federasi Rusia. TOBI diperkuat enam siswa hasil seleksi ketat dan berjenjang. (ist)

Jakarta, JaringBisnis (Sabtu, 16/5/2026). Tim Olimpiade Biologi Indonesia (TOBI) siap mengukir sejarah pada Open International Biology Olympiad (Open IBO) 2026 yang berlangsung 15–22 Mei 2026 di Sirius Educational Center, Sochi, Federasi Rusia. Walau pertama kali baru mengikuti ajang ini, TOBI membidik hasil terbaik untuk mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional.

TOBI yang diperkuat Keisha Dhiandra Prabowo (SMA ABBS Surakarta), Afrand Mirza Herwinsyah, Faiq Ismael (SMAN 8 Jakarta), Derickson Lee (SMAS Mondial, Batam), Cynthia Nikita Wibowo (SMAK BPK Penabur Kota Tangerang), serta Brevin Lois Surbakti (SMP Swasta Methodist-2 Medan) akan bersaing dengan peserta dari 17 negara lain untuk memperebutkan medali.

Tim akan akan didampingi Prof. Ahmad Faizal dan Prof. Agus Dana, yang merupakan pengurus TOBI sekaligus staf pengajar di Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) Institut Teknologi Bandung (ITB), serta Fauzi Nasution dari TOBI.

“Open IBO 2026 dilaksanakan melalui beberapa tahapan lomba yang meliputi tes praktikum dan tes teori yang dilombakan secara individu, serta kompetisi proyek kelompok berdasarkan delegasi masing-masing negara,” ujar Ahmad Faizal dalam keterangannya.

Seleksi ketat dan berjenjang

Dikatakan Ahmad Faizal, siswa yang terpilih masuk TOBI merupakan siswa hasil seleksi ketat dan berjenjang yang diselenggarakan Tim Olimpiade Biologi Indonesia (TOBI) bekerja sama dengan Ikatan Alumni TOBI (IA TOBI). Seluruh proses seleksi dan pembinaan dilaksanakan secara mandiri tanpa dukungan sponsor maupun pendanaan pemerintah.

“Tahapan seleksi dilakukan secara daring, sementara pembinaan intensif dilaksanakan secara luring untuk memperkuat kemampuan praktikum laboratorium serta pengembangan proyek ilmiah yang akan dikompetisikan pada ajang Open IBO 2026,” jelasnya.

Dijelaskan, keikutsertaan Indonesia pada Open IBO 2026 diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam memperluas partisipasi siswa Indonesia pada kompetisi biologi internasional. Selain menjadi wadah pengembangan kapasitas ilmiah generasi muda, ajang ini juga diharapkan mampu memperkuat jejaring akademik internasional serta mendorong lahirnya prestasi-prestasi terbaik bagi Indonesia di tingkat global.

“TOBI berharap para siswa Indonesia dapat memberikan performa terbaik dan mengharumkan nama bangsa melalui raihan medali pada kompetisi internasional ini,” pungkasnya. (JB/03/Wid)