Live News

28.3°C
  • Jakarta
June 30, 2026
28.3°C
  • Jakarta
Follow Us:

Diterbitkan oleh

PT GEMA WARTA SEMBILAN

NIB: 1702230088809

Notaris: Noviar Beta Aurenaldi, SH, MKn

Jaring BisnisBlogNasionalSeni BudayaMENGGALI JIWA SUTASOMA DI JANTUNG PAKUALAMAN

MENGGALI JIWA SUTASOMA DI JANTUNG PAKUALAMAN

Jakarta, JaringBisnis (Selasa, 30/6/2026). Dalam upaya melakukan riset naskah kuno Kakawin Sutasoma, kelompok musik etnik dan musikalisasi puisi Swara SeadaNya menggelar diskusi, Jumat (26/6/2026) di lingkungan Kadipaten Pakualaman, Yogyakarta.

Dalam diskusi, hadir filolog Dr. Sri Ratna Sakti Mulya dan seniman sekaligus akademisi UGM, Paksi Raras Alit. Diskusi ini menjadi babak baru bagi Swara SeadaNya dalam menghidupkan kembali roh naskah kuno Nusantara, Kakawin Sutasoma ke atas panggung modern. Kakawin Sutasoma adalah naskah legendaris yang melahirkan semboyan pemersatu bangsa kita: Bhinneka Tunggal Ika.

Sri Ratna Sakti Mulya yang juga abdi dalem yang memimpin Perpustakaan Kadipaten Pakualaman, memandu para musisi untuk memahami makna mendalam di balik aksara-aksara tua. Seniman musik Yogyakarta, Paksi Raras Alit, turut membagikan pandangannya. Sebagai musisi yang besar di lingkungan tradisi sekaligus akademisi UGM, Paksi memberikan masukan berharga tentang bagaimana bunyi-bunyian etnik bisa mengantar pesan suci Sutasoma agar terdengar indah di telinga generasi muda saat ini.

“Riset ini sangat penting agar pesan asli dari naskah tidak hilang saat diubah menjadi lagu,” ujar Dr. Turita Indah Setyani, pakar kebudayaan Jawa dari Universitas Indonesia yang mendampingi Swara SeadaNya.

Swara SeadaNya, yang dimotori oleh seniman-seniman berbakat dari Komoenitas Makara seperti Asep Rachman Muchlas, Gunawan Wicaksono, Theressa Rida, Indonesiana Ayuningtyas, Abrar Husin, Ayie Suminar, dan Dr. Ari Prasetiyo , memiliki misi besar. Mereka sedang menyiapkan sebuah pertunjukan pada September 2026 mendatang. Hasil riset dari Pakualaman ini akan diubah (dialihwahanakan) menjadi bentuk Alunan musik etnik baru, Musikalisasi puisi yang menyentuh hati, dan Gerakan tari tradisional yang indah. (JB/03/Wid)

swara seadanya

Share:

Related Post