Jakarta, JaringBisnis. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencatat defisit sebesar Rp196,5 triliun atau 0,76 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) per Juni 2026. Laporan tersebut disampaikan saat Konferensi Pers APBN KiTa Edisi Juli 2026 di Jakarta, Selasa (21/07/2026). Menkeu menyatakan tren positif kinerja APBN ditopang oleh performa pendapatan negara yang kuat serta belanja yang dikelola secara efektif.
Secara keseluruhan, pendapatan negara mencapai Rp1.459,4 triliun atau tumbuh 21,4 persen dibandingkan dengan periode yang sama 2025. Sementara itu penerimaan perpajakan tercatat sebesar Rp1.187,8 triliun, yang ditopang oleh penerimaan pajak sebesar Rp1.035,7 triliun atau tumbuh 24,6 persen.
Menkeu Purbaya juga mengumumkan surat utang Panda Bond berdenominasi renminbi dijadwalkan terbit pada 23 Juli 2026 dengan menargetkan nilai emisi sebesar US$1 miliar. (JB/07/YAY).



