STOK BERAS PEMERINTAH TEMBUS 5 JUTA TON, AMAN HINGGA APRIL 2027

Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) per 23 April 2026, stok beras di seluruh Indonesia mencapai 5.000.198 ton. Jumlah tersebut aman untuk menghadapi potensi resiko iklim ke depan. (ilustrasi/dok bulog)

Amran menegaskan kekuatan stok nasional saat ini juga telah diperhitungkan dalam menghadapi potensi fenomena El Nino yang diperkirakan berlangsung hingga enam bulan ke depan.

“Sekarang kita akan menghadapi El Nino sekitar 6 bulan. Stok kita 5 juta ton, terbesar sepanjang sejarah. Selain itu, di Horeka (hotel, restoran, dan katering) tersedia sekitar 12,5 juta ton, serta standing crop sekitar 11 juta ton. Totalnya sekitar 22,5 juta ton atau setara 11 bulan kebutuhan,” jelas Amran seperti dikutip badanpangan.co.id. .

Dukungan infrastuktur

Dengan kondisi tersebut, menurut Amran, Cadangan Beras Pemerintah berada pada posisi yang sangat aman. “Artinya aman. Kekeringan (El Nino) hanya enam bulan, sementara kekuatan stok kita sekitar 11 bulan ke depan” tegasnya.

Ia menambahkan, produksi dalam negeri tetap berjalan meskipun memasuki musim kering, terutama didukung oleh infrastruktur irigasi yang terus diperkuat.

“Pada musim kering kita masih bisa produksi sekitar 2 juta ton per bulan karena irigasi berjalan. Dalam enam bulan bisa menghasilkan tambahan sekitar 6 sampai 12 juta ton atau setara sekitar empat bulan kebutuhan. Kalau kita hitung, 11 bulan ditambah 4 bulan, berarti sekitar 15 bulan. Artinya kekuatan pangan kita aman hingga April 2027,” ujar Amran.

“Alhamdulillah 2025 kita tidak impor. InsyaAllah 2026 juga tidak impor. Kita terus perkuat kolaborasi untuk menjaga ketahanan pangan nasional,” pungkasnya. (JB/03/Wid)