Jakarta, JaringBisnis (Kamis,7/5/2026). PT Bank Syariah Indonesia (BSI) mempertegas posisi sebagai bank syariah global dengan berbagai layanan dan jaringan yang luas sehingga bisa menjangkau masyarakat di dalam dan luar negeri. Hal tersebut terbukti dengan layanan QR antarnegara pada mobile banking BYOND by BSI yang sudah bisa digunakan bertransaksi di Tiongkom. Sebelumnya, layanan ini juga bisa diakses melalui BYOND di Korea Selatan, Jepang, Singapura, Thailand, dan Malaysia.
Komitmen go global menjadi bentuk dukungan BSI terkait kerja sama Bank Indonesia (BI) dan Bank Sentral Tiongkok (PBOC) dalam upaya meningkatkan layanan QRIS lintas batas kedua negara yang baru saja dimulai. BI meluncurkan layanan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) lintas negara antara Indonesia dan Tiongkok, 30 April 2026. Melalui kerja sama tersebut, masyarakat Indonesia dapat melakukan transaksi pembayaran menggunakan QRIS saat berada di China, begitu pula sebaliknya.
“Komitmen go global menjadi keseriusan kami untuk mendorong kapasitas Bank Syariah Indonesia bisa menembus kancah global. Saat ini kami telah memiliki satu cabang representative di Dubai, memiliki lebih dari 13 jaringan mitra BSI Remmitance di sejumlah negara dan juga bekerjasama dengan jaringan VISA untuk bisa bertransaksi di domestik dan luar negeri”, ujar Direktur Information Technology BSI Muharto Hadi Suprapto dalam keterangannya.
Percepat pertumbuhan bisnis
Dikatakan, transformasi digital mampu mempercepat pertumbuhan basis nasabah BSI yang saat ini menembus 23 juta . Angka ini juga didorong dari jumlah pengguna mobile banking BSI mencapai 9.8 juta pengguna dalam kurun waktu satu tahun terakhir.
Hal ini dikarenakan fitur-fitur di mobile banking BSI yang inovatif, komprehensif dan lengkap menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Salah satunya fitur pembayaran QRIS lewat BYOND by BSI.
Hingga Maret 2026, terdapat lebih dari 600 ribu QRIS di berbagai merchant usaha. Mulai dari usaha makanan dan minuman, fesyen, halal industri, sektor rumah sakit, supermarket maupun segmen lainnya dan untuk layanan QR Antar Negara juga diminati masyarakat dengan total transaksi lebih dari sekitar Rp3,4 Milyar per bulannya.
“Preference masyarakat terus bergeser menjadi digital minded. Salah satunya bertransaksi dengan mudah lewat aplikasi digital pembayaran lewat QRIS. Untuk itu, sejalan dengan langkah Pemerintah memperluas jaringan transaksi QRIS di sejumlah negara, BSI telah siap dengan QR Antar Negara salah satunya di Tiongkok,” ujar Muharto.
Melalui fitur QR Antarnegara, masyarakat Indonesia bisa melakukan pembayaran di China menggunakan BYOND by BSI melalui merchant berlogo UnionPay dan Alipay tanpa repot menukarkan uang valas. Kedepan BSI akan terus memperluas jaringan layanan di dalam dan luar negeri agar bisa menjangkau masyarakat lebih banyak sebagai komitmen nyata BSI dalam Melayani Sepenuh Hati. (JB/03/Wid)














