PEMERINTAH SIAP BERANGKATKAN JEMAAH HAJI, KLOTER PERTAMA DIJADWALKAN BERANGKAT 22 APRIL 2026

Ilustrasi. (meta ai)

Hal tersebut disampaikan Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, M Irfan Yusuf di Jakarta seusai bertemu dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Almudi, Selasa (7/4/2026).

“Alhamdulillah, seluruh tahapan persiapan haji Indonesia pada prinsipnya telah selesai,” ujar Menhaj seperti dikutip haji.co.id.

Secara khusus, Menhaj juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Arab Saudi, khususnya Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, Putra Mahkota, serta Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi atas dukungan dan kerja sama yang solid dalam penyelenggaraan ibadah haji.

“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Arab Saudi atas komitmen dan dukungannya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji, termasuk jemaah Indonesia,” lanjutnya.

Dampak situasi Timur Tengah

Terkait dinamika global dan situasi di kawasan Timur Tengah, Menhaj berharap agar kondisi tersebut tidak berdampak pada operasional penyelenggaraan ibadah haji.

“Kami berharap eskalasi yang terjadi tidak mempengaruhi operasional haji. Kami juga berharap ketegangan dapat segera mereda, sehingga seluruh proses ibadah haji dari berbagai negara dapat berjalan dengan lancar, aman, dan khidmat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti potensi dampak dari kenaikan biaya bahan bakar akibat situasi global, yang dapat berpengaruh pada aspek operasional. Namun demikian, pemerintah tetap berkomitmen menjaga kualitas layanan bagi jemaah.

“Dalam situasi global yang penuh tantangan, kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia,” tambahnya.

Menhaj menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan lancar serta memberikan kenyamanan dan keberkahan bagi seluruh jemaah. (JB/03/Wid)