Jakarta, JaringBisnis (Kamis, 11/6/2026). Perjalanan kereta api kini semakin sering menjadi bagian dari pengalaman wisata. Bukan semata-mata perpindahan dari satu kota ke kota lain, melainkan kesempatan menikmati bentang alam yang terbentang sepanjang perjalanan.
Tren tersebut terlihat dari meningkatnya minat masyarakat terhadap layanan Kereta Panoramic yang menawarkan pengalaman menikmati pemandangan secara lebih luas dari atas rel.
Sepanjang Januari hingga Mei 2026, Kereta Panoramic yang dikelola PT Kereta Api Indonesia (KAI) melayani 79.933 pelanggan, meningkat 62,32 persen dibanding periode yang sama tahun 2025 sebanyak 49.244 pelanggan. Pertumbuhan ini menunjukkan semakin besarnya minat pelanggan terhadap perjalanan yang menghadirkan pengalaman visual dan kenyamanan selama berada di atas kereta api.
Peningkatan tersebut sejalan dengan tren pariwisata nasional. Kementerian Pariwisata mencatat sepanjang Januari hingga November 2025 jumlah perjalanan wisatawan nusantara mencapai 1,09 miliar perjalanan atau tumbuh 18,95 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Angka tersebut menjadi rekor tertinggi pergerakan wisata domestik Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan pertumbuhan pelanggan Kereta Panoramic mencerminkan perubahan preferensi masyarakat dalam menikmati perjalanan kereta api.
“Perjalanan kini menjadi bagian dari pengalaman wisata. Pelanggan ingin menikmati setiap momen selama perjalanan, termasuk panorama yang dilalui kereta api. Kereta Panoramic hadir untuk memberikan pengalaman tersebut,” kata Anne dalam keterangannya.
Jalur selatan Jawa
Kereta Panoramic saat ini hadir pada rangkaian KA Argo Wilis relasi Bandung–Surabaya Gubeng (PP), KA Turangga relasi Bandung–Surabaya Gubeng (PP), KA Pangandaran relasi Gambir–Banjar (PP), KA Papandayan relasi Gambir–Garut (PP), serta KA Parahyangan relasi Gambir–Bandung (PP).
Sebagian besar perjalanan tersebut melintasi jalur selatan Pulau Jawa yang dikenal memiliki karakter geografis yang beragam. Pelanggan dapat menikmati hamparan persawahan, lembah, perbukitan, kawasan pegunungan, aliran sungai, hingga panorama pedesaan yang membentang di berbagai wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Lanskap tersebut menjadi daya tarik tersendiri yang membuat perjalanan terasa lebih berkesan.
Kereta Panoramic yang kini dikelola KAI Wisata merupakan kereta panoramic pertama di Indonesia. Sarana ini merupakan hasil modifikasi kereta kelas eksekutif yang dilengkapi kaca panoramic berukuran lebih besar serta automatic sunroof yang memungkinkan pelanggan menikmati pemandangan dari sisi samping maupun bagian atas kereta.
Dengan kapasitas 38 tempat duduk, pelanggan dapat menikmati suasana perjalanan yang lebih lapang dan nyaman. Berbagai fasilitas pendukung turut tersedia, antara lain dedicated train attendant, sajian makan, aneka minuman, layanan hiburan film, serta akses WiFi selama perjalanan.
“Jalur kereta api di Indonesia melewati banyak kawasan dengan panorama yang menarik. Melalui Kereta Panoramic, pelanggan dapat menikmati bentang alam tersebut dari sudut pandang yang lebih luas dan nyaman sepanjang perjalanan,” pungkasnya. (JB/03/Wid)



