Jakarta, JaringBisnis (Minggu, 8/11/2026). Veda Ega Pratama tampil luar biasa pada Moto3 Qatar di Sirkuit Lusail, malam ini. Walau start dari posisi belakang, pembalap Honda Team Asia itu mampu finis di posisi 4.
Dalam balapan selama 16 lap, Veda Ega Pratama membukukan waktu 33 menit 15,132 detik. Podium utama Moto3 Qatar diraih David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) disusul Adrian Fernandez (Leopard Racing) dan Maximo Quilles (CFMOTO Gaviota Aspar Team) di posisi 2 dan 3.
Bagi Veda Ega Pratama, finis di posisi 4 merupakan capaian luar biasa, Pasalnya, pembalap berusia 17 tahun itu mengawali balapan dari posisi 14.
Veda harus memulai lomba dari barisan belakang setelah terkena penalti penurunan 6 posisi. Hukuman diberikan karena Veda Ega Pratama dinilai melanggar aturan saat latihan bebas (FP) 1.
Di babak kualifikasi, Veda mampu menduduki posisi 8. Jika tidak terkena penalti, bukan tidak mungkin ia akan kembali naik podium seperti yang dilakukan di Sepang, Malaysia pekan lalu.
Naik Peringkat
Selepas start, Veda Ega Pratama langsung tampil agresif. Hanya dalam beberapa lap, pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta tersebut mampu naik beberapa posisi.
Setelah itu, secara perlahan Veda mampu mendongkrak posisi hingga ke posisi enam. Dalam beberapa lap terakhir, Veda bersaing ketat dengan Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo) dan Joel Kelso (GRYD Racing) untuk memperebutkan posisi 4.
Di lap terakhir, Veda Ega Pratama memperlihatkan kematangannya sebagai pembalap kelas dunia. Dengan tenang dan perhitungan yang matang, Veda Ega mampu menyusul Carpe dan Kelso dua tikungan jelang garis finis dan mengakhiri balapan di posisi 4.
Hasil di Moto3 Qatar membuat Veda Ega Pratama berhak atas tambahan 13 poin. Tambahan poin ini membuatnya naik satu peringkat di klasemen sementara Moto3 ke posisi 6. Dengan poin 144, Veda menggeser Marco MORELLI (CFMOTO Gaviota Aspar Team) ke posisi 7 dengan keunggulan 3 poin. (JB/03/Wid)


