Jakarta, JaringBisnis (Sabtu, 7/11/2026). Ujian berat akan dihadapi Veda Ega Pratama pada Moto3 Qatar di Sirkuit Lusail, besok. Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta tersebut akan mengawali balapan dari posisi 14.
Pada kualifikasi 2 (Q2), pembalap Honda Team Asia tersebut mampu menempati posisi 8 dengan catatan waktu 2 menit 3,238 detik. Namun, penalti turun 6 posisi yang dijatuhkan, membuat Veda Ega Pratama harus start dari posisi 14.
Veda Ega Pratama mendapat penalti pengurangan posisi saat start setelah melanggar aturan lomba. Ia dinilai tidak memperlambat kecepatan saat bendera kuning dikibarkan pada sesi latihan bebas 1 (FP1) kemarin.
Seperti dikutip motogp.com, FIM MotoGP Stewards Panel menyebut Veda tidak mematuhi sinyal di marshalling sektor 11. Veda dinilai justru mencatatkan waktu sektor terbaik pribadi.
Hukuman penurunan posisi dijatuhkan karena ini merupakan kali kedua Veda Ega Pratama melakukan pelanggaran musim ini. Sebelumnya, ia melakukan pelanggaran yang sama saat sesi Practice di Motegi.
Tetap Berpeluang
Walah harus start dari barisan belakang, peluang Veda Ega Pratama untuk meraih poin bahkan podiumm, tetap lebar. Pasalnya, dalam dua seri sebelumnya, pembalap berusia 17 tahun tersebut tampil perkasa.
Di Australia, Veda diluar dugaan mampu merebut pole position. Sedangkan di Malaysia pekan lalu, ia sukses merebut podium 2.
Selain itu, Veda juga memiliki catatan bagus di Sirkuit Lusail. Ia mengantongi raihan podium ketiga serta dua kemenangan semasa berkompetisi di Moto4 Asia Cup (dulu bernama Asia Talent Cup) pada 2022 dan 2023.
Raihan poin di Qatar penting didapat Veda untuk mendongkrak posisi di klasemen. Saat ini, ia berada di posisi 7 dengan poin 131.
Veda terpaut 9 poin dari pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team, Marco Morelli yang berada di posisi enam. Sedangkan dengan Valentin Perrone (Red Bull KTM Tech3) yang berada di posisi 8, Veda Ega unggul 10 poin. (JB/03/Wid)


