Jakarta, JaringBisnis (Sabtu, 3/10/2026). Nasib sial dialami Veda Ega Pratama dalam kualifikasi Moto3 Jepang di Sirkuit Twin Ring Motegi, hari ini. Pembalap Gunungkidul yang tampil mengesankan di sesi practice kemarin, gagal meraih hasil maksimal di sesi kualifikasi 2 (Q2).
Di awal Q2, pembalap Honda Team Asia yang menempati posisi 8 pada sesi practice, langsung tancap gas. Namun, di pertengahan Q2, Veda Ega Pratama tidak mampu mengendalikan sepeda motornya selepas tikungan 10 yang membuatnya terjatuh. Beruntung Veda tidak mengalami cedera serius akibat kecelakaan tersebut.
Akibat kecelakaan itu, Veda Ega Pratama tidak mampu melanjutan Q2 dan hanya menempati posisi 18. Namun, posisi Veda Ega Pratama saat start dalam lomba besok naik 1 tingkat ke posisi 17.
Hal ini disebabkan penalti enam grid yang dijatuhkan kepada Joel Kelso (GRYD Racing) karena mengabaikan yellow signal pada sesi Practice kemarin. Pada Q2, Joel Kelso menempati posisi 17.
Butuh poin
Hasil di Q2 Moto3 Jepang, membuat Veda Ega Pratama harus berjuang keras dalam lomba besok. Start dari posisi belakang membuat pembalap muda Indonesia dituntut mengeluarkan kemampuan terbaik untuk bisa meraih hasil positif.
Veda Ega Pratama butuh poin sebanyak mungkin di Twin Ring Motegi untuk mendongkrak posisinya di klasemen Moto3 2026. Saat ini, Veda Ega Pratama berada di posisi 8 dengan poin 100. Ia tertinggal 1 poin dari pembalap Malaysia, Hakim Danish yang berada di posisi 7. (JB/03/Wid)


