Live News

28.3°C
  • Jakarta
June 29, 2026
28.3°C
  • Jakarta
Follow Us:

Diterbitkan oleh

PT GEMA WARTA SEMBILAN

NIB: 1702230088809

Notaris: Noviar Beta Aurenaldi, SH, MKn

Jaring BisnisBlogNasionalSeni BudayaKALA SWARA SEADANYA BERGURU KE MAESTRO TARI INDONESIA

KALA SWARA SEADANYA BERGURU KE MAESTRO TARI INDONESIA

Jakarta, JaringBisnis (Senin, 29/6/2026). Bunyi tabuhan celempung dan suling Swara SeadaNya serta gemulai penari Indonesiana Ayuningtyas melebur menjadi satu dalam komposisi yang indah. Keindahan tersebut hadir Sabtu (27/6/2026) saat kelompok Swara SeadaNya berkunjung ke Omah Koleksi Didik Nini Thowok di Yogyakarta.

Kunjungan ini bukan sekadar pelesir budaya, melainkan sebuah laku ‘berguru’ kepada Didi Nini Thowok, sang maestro tari legendaris Indonesia. Menurut rencana, Swara SeadaNya bersiap membangkitkan kembali spirit Kakawin Sutasoma, kitab kuno maha karya Mpu Tantular ke atas panggung pertunjukan September 2026 mendatang.

Namun, menghidupkan teks abad ke-14 bukan perkara mudah. Nada saja tidak cukup. Butuh jiwa, gerak, dan dimensi visual yang magis.

Demi mematangkan konsep pentas kolosal yang menggabungkan musik etnik, musikalisasi puisi, dan seni tari ini, Swara SeadaNya memilih langkah besar melompat ke episentrum estetika tradisi.

Pertemuan personal dengan Didik Nini Thowok diproyeksikan menjadi nyawa dari kunjungan ini. Sang maestro, yang dikenal genius dalam melebur batas gender, tradisi, dan modernitas dalam gerak tari, akan menjadi mentor kritis.

Di hadapan Didik Nini Thowok, Swara SeadaNya membedah tiga unsur utama pertunjukan mereka yaitu musik etnik, musikalisasi puisi, serta seni tari.

Kakawin Sutasoma mengajarkan tentang pengorbanan, toleransi, dan pencarian kebenaran yang mendalam. Melalui bimbingan langsung dari tangan dingin Didik Nini Thowok, Swara SeadaNya ingin memastikan bahwa panggung September nanti tidak sekadar menjadi tontonan yang menghibur mata, melainkan sebuah ritual seni yang menggetarkan batin. (JB/03/Wid)

swara seadanya

Share:

Related Post