Live News

28.3°C
  • Jakarta
September 17, 2026
28.3°C
  • Jakarta
Follow Us:

Diterbitkan oleh

PT GEMA WARTA SEMBILAN

NIB: 1702230088809

Notaris: Noviar Beta Aurenaldi, SH, MKn

Jaring BisnisBlogHumanioraLingkunganFLONA JAKARTA 2026, MENGGUGAH KESADARAN TERHADAP KELESTARIAN LINGKUNGAN

FLONA JAKARTA 2026, MENGGUGAH KESADARAN TERHADAP KELESTARIAN LINGKUNGAN

Jakarta, JaringBisnis (Rabu, 16/9/2026). Flora dan Fauna (FLONA) Jakarta 2026 di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, bukan sekadar menyajikan beragam kekayaan hayati Indonesia. Pameran yang berlangsung 28 Agustus-28 September 2026 ini juga menjadi ajang menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya kelestarian lingkungan.

Event yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota ini, menawarkan pengalaman yang tidak hanya bersifat rekreatif. Melalui pameran ini, Pemprov DKI juga memperkenalkan berbagai cara untuk membangun kedekatan masyarakat dengan lingkungan.

Salah satu daya tarik utama FLONA Jakarta 2026 adalah pameran flora yang menghadirkan beragam koleksi tanaman. Pengunjung dapat menemukan tanaman hias, pohon pelindung, bonsai, hingga berbagai tanaman langka.

Keberagaman koleksi tersebut tidak hanya menjadi daya tarik bagi pecinta tanaman, tetapi juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih jauh jenis, karakter, serta nilai estetika tanaman yang ditampilkan.

Salah satu komunitas yang turut memperkenalkan bonsai dalam ajang tersebut adalah Persatuan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Depok. Ketua PPBI Depok, Abdul Rahman mengatakan FLONA 2026 menjadi ruang bagi komunitas bonsai untuk memperkenalkan karya sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.

BACA JUGA  ANGGOTA DPR MINTA PERTAMBANGAN DI RAJA AMPAT DIKAJI ULANG

“Kegiatan ini memberikan peluang bagi para pecinta flora dan fauna untuk hadir dan memperkenalkan berbagai jenis flora dan fauna kepada masyarakat, khususnya di wilayah Jabodetabek,” ujar Abdul Rahman.

Menurutnya, FLONA tidak hanya memiliki fungsi rekreatif, tetapi juga mengandung nilai edukasi, pengetahuan, ekonomi, serta menjadi ruang interaksi bagi masyarakat. Hal tersebut menjadi salah satu alasan PPBI Depok memanfaatkan ajang FLONA untuk memperkenalkan bonsai kepada masyarakat.

“Kami melihat FLONA sebagai peluang untuk memperkenalkan bonsai kepada masyarakat, khususnya masyarakat Jabodetabek. Ajang ini juga memberikan kesempatan bagi para seniman dan petani bonsai untuk memperkenalkan hasil karya mereka,” katanya.

Pada ajang ini, masyarakat yang tertarik juga dapat mengikuti pelatihan yang diselenggarakan PPBI. Pelatihan tersebut terbuka untuk masyarakat umum sebagai upaya memperkenalkan teknik dan pengetahuan dasar mengenai bonsai.

Edukasi fauna

Selain menghadirkan berbagai jenis tanaman, FLONA Jakarta 2026 juga menyediakan area fauna edukasi. Area ini dirancang sebagai ruang pembelajaran yang ramah bagi anak-anak sekaligus menjadi sarana untuk mengenalkan pentingnya menjaga kelestarian satwa dan lingkungan.

Salah satunya melalui instalasi edukasi dari Kebun Binatang Ragunan yang menampilkan patung berbagai jenis hewan. Selain instalasi edukasi, pengunjung juga dapat menyaksikan berbagai pertunjukan satwa, termasuk reptil.

BACA JUGA  PLATFORM REGENESIS DILUNCURKAN, KOMITMEN APP GROUP LESTARIKAN KEANEKARAGAMAN HAYATI

Pesan mengenai konservasi pun menjadi bagian dari pengalaman pengunjung. Dengan demikian, kegiatan rekreasi dapat berjalan beriringan dengan edukasi lingkungan.

FLONA Jakarta 2026 juga menghadirkan workshop urban farming. Kegiatan ini memberikan wawasan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan ruang yang terbatas di perkotaan untuk aktivitas pertanian sederhana. Urban farming juga menjadi salah satu pendekatan yang dapat mendorong masyarakat untuk lebih dekat dengan tanaman dan menerapkan aktivitas
hijau dalam kehidupan sehari-hari.

FLONA 2026 juga menjadi momen berbagai komunitas hijau untuk berinteraksi. Melalui gelaran FLONA 2026, berbagai komunitas hijau memperkenalkan aktivitas, pengetahuan, dan kepedulian mereka terhadap lingkungan kepada masyarakat yang lebih luas.

Tidak hanya berfokus pada flora dan fauna, FLONA Jakarta 2026 turut memberikan ruang bagi pelaku usaha melalui festival kuliner Nusantara dan produk UMKM ramah lingkungan. Pengunjung dapat menikmati berbagai pilihan kuliner sekaligus menemukan produk lokal yang ditawarkan oleh pelaku UMKM. Kehadiran sektor UMKM turut memperluas fungsi FLONA sebagai ruang interaksi antara masyarakat, komunitas, dan pelaku usaha. (JB/03/Ara)

 

Related Post