GARAP PROYEK PLTP LUMUT BALAI IV, PGE DORONG PERCEPATAN TRANSISI ENERGI

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 4 berkapasitas 55 megawatt (MW) mengukuhkan rencana pengembangan jangka panjang PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) untuk mendukung percepatan transisi energi bersih nasional. (ist)

Proyek yang berlokasi di Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Lumut Balai dan Margabayur, Sumatera Selatan, ini resmi dieksekusi melalui kick off meeting yang dilaksanakan Rabu (15/4/2026). Eksekusi proyek ini mengukuhkan rencana pengembangan jangka panjang Perseroan untuk mendukung percepatan transisi energi bersih nasional.

Direktur Utama PT PGE Ahmad Yani mengatakan melalui pengembangan Proyek PLTP Lumut Balai Unit 4, PGE tidak hanya berfokus pada penambahan potensi kapasitas terpasang, tetapi mencerminkan komitmen Perseroan dalam memastikan keberlanjutan pasokan energi bersih sekaligus meningkatkan keandalan portofolio panas bumi nasional.

“Lebih dari itu, proyek ini menjadi bagian penting dalam mendukung pencapaian target bauran energi nasional serta memperkuat kontribusi Indonesia dalam mewujudkan Net Zero Emissions,” jelas Ahmad Yani dalam keterangannya

Prospektif

WKP Lumut Balai memiliki area sumber daya panas bumi yang luas, berkisar antara 22 hingga 66 km². Hasil studi geosains serta simulasi reservoir terbaru menunjukkan bahwa cadangan eksisting mampu mendukung pengembangan tambahan kapasitas 55 MW pada Unit 4. Proyek PLTP Lumut Balai Unit 4 ini ditargetkan beroperasi secara penuh (commercial operation date/COD) pada 2032, menggenapkan total kapasitas PGE Area Lumut Balai mencapai 220 MW, dengan penambahan PLTP Lumut Balai Unit 3 di tahun 2030.

Direktur Eksplorasi & Pengembangan PT PGE Edwil Suzandi menyatakan lokasi pengeboran berada di area yang sangat prospektif secara geologi.

“Area eksplorasi ini terletak di sekitar zona upflow utama dengan karakteristik permeabilitas tinggi yang telah terverifikasi melalui berbagai kajian geosains dan studi teknis secara komprehensif. Dengan dukungan data teknis tersebut, pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 4 ke depan diharapkan dapat berjalan lebih terarah, efisien, dan memiliki tingkat keberhasilan yang lebih terukur,” jelasnya.

Kontribusi signifikan

Direktur Operasi PT PGE Andi Joko Nugroho menambahkan proyek ini juga akan berkontribusi pada optimalisasi pengelolaan wilayah kerja panas bumi secara keseluruhan.

“Proyek PLTP Lumut Balai Unit 4 menjadi langkah strategis untuk meningkatkan cadangan terbukti sekaligus memastikan keberlanjutan pengembangan WKP Lumut Balai. Eksplorasi ini berperan penting dalam mendorong realisasi target pengembangan 1 gigawatt (GW) sebagai bagian dari strategi ekspansi PGE,” ungkapnya.

Melalui kombinasi kesiapan teknis, prospek komersial yang kuat, serta dukungan kebijakan nasional, PGE optimistis pengembangan Lumut Balai Unit 4 akan memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat ketahanan energi nasional berbasis energi bersih yang andal dan berkelanjutan. (JB/03/Wid)