Live News

28.3°C
  • Jakarta
August 4, 2026
28.3°C
  • Jakarta
Follow Us:

Diterbitkan oleh

PT GEMA WARTA SEMBILAN

NIB: 1702230088809

Notaris: Noviar Beta Aurenaldi, SH, MKn

Jaring BisnisBlogBisnisEkonomiGANDENG PT HIM, BAW MULAI PROGRAM PERAKITAN LOKAL DI INDONESIA

GANDENG PT HIM, BAW MULAI PROGRAM PERAKITAN LOKAL DI INDONESIA

Jakarta, JaringBisni (Selasa, 4/8/2026). Langkah Beijing Automobile Works (BAW) menggarap pasar otomotif di Indonesia terus dikebut. Setelah melakukan debut di GIIAS 2026, BAW melalui PT BAW Automobile Trading Indonesia, menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Handal Indonesia Motor (HMI) untuk melanjutkan rencana perakitan kendaraan lokal di Indonesia.

Perjanjian ini menandai tonggak penting dalam strategi lokalisasi BAW dan menegaskan komitmen perusahaan untuk mengembangkan bisnis otomotif berkelanjutan secara cepat di Indonesia. Kemitraan ini juga merupakan langkah awal BAW Indonesia dalam mendukung target lokalisasi otomotif pemerintah Indonesia, termasuk tujuan mencapai Persyaratan Konten Lokal minimal 40% (Tingkat Komponen Dalam Negeri/TKDN).

“Kerja sama ini menandai langkah besar dalam memenuhi komitmen yang kami umumkan di GIIAS 2026. Kemajuan cepat dari kolaborasi ini menunjukkan keseriusan BAW Indonesia dalam mempercepat perakitan kendaraan lokal,” jelas Tocy Tang, Presiden Direktur PT BAW Automobile Trading Indonesia.

BACA JUGA  GANDENG TVS, HYUNDAI KEMBANGKAN KENDARAAN LISTRIK RODA TIGA DI INDIA

“Kami berkomitmen mendukung kebijakan lokalisasi pemerintah Indonesia. Kami juga akan bekerja secara konsisten untuk mencapai setidaknya 40% TKDN melalui produksi lokal, pengembangan rantai pasok, dan kerja sama dengan mitra Indonesia,” tambahnya.

Kendaraan listrik

Melalui kemitraannya dengan PT HIM, BAW Indonesia akan mulai membangun proses manufaktur dan kemampuan produksi yang dibutuhkan untuk kendaraan rakitan lokal. Tahap awal akan berfokus pada model kendaraan listrik baterai (EV) di segmen MPV dan city car, yang dipilih untuk memenuhi kebutuhan mobilitas konsumen Indonesia yang terus berkembang.

Menurut Tong, keputusan fokus untuk menggarap segmen MPV dan city car, karena BAW memperkirakan adanya permintaan pasar yang tinggi terhadap mobil listrik (EV) dua segmen tersebut.

Dengan fokus pada kedua segmen ini untuk fase awal di Indonesia, jelanya, BAW bertujuan membuat mobilitas listrik lebih relevan dan dapat diakses oleh lebih banyak konsumen Indonesia.

“Kapasitas produksi yang tersedia direncanakan sekira 15 ribu unit setiap tahun. Hal ini memberikan BAW Indonesia fleksibilitas untuk memenuhi permintaan domestik dan mendukung inisiatif pengembangan produk di masa depan,” ungkapnya.

BACA JUGA  INGIN MUDIK AMAN DAN NYAMAN DENGAN KENDARAAN LISTRIK? SIMAK TIPS JITU DARI CHANGAN

Ditambahkan Tong, perakitan lokal memainkan peran penting dalam strategi jangka panjang BAW Indonesia. Hal itu diperlukan untuk meningkatkan penggunaan suku cadang lokal, efisiensi operasional, responsivitas rantai pasokan, dan memproduksi produk yang lebih selaras dengan kebutuhan pasar Indonesia.

“Inisiatif ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan industri kendaraan listrik Indonesia sekaligus menciptakan peluang bagi pemasok lokal dan mitra otomotif lainnya,” tegasnya.

“Kolaborasi ini bukan sekadar merakit kendaraan di Indonesia. Kolaborasi ini untuk membangun ekosistem otomotif yang terintegrasi dan berkelanjutan yang mencakup manufaktur, pengadaan lokal, penjualan, dan layanan purna jual. Bersama PT Handal Indonesia Motor dan mitra Indonesia lainnya, kami berupaya memberikan kontribusi signifikan,” pungkas Tong. (JB/03/Wid)

#otomotif  #kendaraan listrik

Related Post