Jakarta, JaringBisnis (Sabtu, 1/8/2026). PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi kendaraan niaga Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation di Indonesia, meluncurkan varian Canter FE 84G BCL/Canter Extra Long Bus pada GIIAS 2026. Di sisi lain, perusahaan juga memperkuat layanan purna jual melalui program “Zero Down Time” untuk mendukung operasional pelanggan di sektor kendaraan niaga.
Presiden Direktur PT KTB, Daisuke Okamoto mengatakan kebutuhan konsumen kendaraan niaga kini tidak lagi hanya berfokus pada spesifikasi produk. Saat ini, efisiensi biaya operasional dan dukungan layanan purnajual juga menjadi hal penting.
“Sepuluh tahun lalu konsumen lebih banyak mencari truk berdasarkan kapasitas angkut, performa, dan ketahanan. Saat ini kebutuhan telah bergeser. Konsumen juga mempertimbangkan total biaya kepemilikan serta solusi bisnis yang dapat mendukung keberlangsungan usaha dalam jangka panjang,” ujar Daisuke saat pembukaan booth Mitsubishi Fuso di GIIAS 2026.
Menurut dia, perkembangan digitalisasi dan teknologi kecerdasan buatan (AI) juga mendorong perusahaan untuk menghadirkan solusi bisnis yang lebih efisien bagi pelanggan.
Sebagai bagian dari strategi tersebut, Mitsubishi Fuso memperkenalkan Canter Extra Long Bus yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sektor transportasi penumpang, pariwisata, dan layanan perjalanan antarkota.
Sales and Marketing Director PT KTB Aji Jaya, mengatakan Canter Extra Long Bus mengusung sasis lebih panjang sehingga memungkinkan kapasitas kabin yang lebih besar. Kendaraan ini juga memiliki radius putar yang lebih kecil untuk memudahkan manuver serta menggunakan sistem suspensi long tapered leaf spring guna meningkatkan kenyamanan penumpang.
Canter Extra Long Bus dibekali mesin bertenaga 136 PS, dipadukan dengan rasio gardan 5.428 yang dirancang untuk memberikan keseimbangan antara performa dan efisiensi di berbagai kondisi jalan.
Selain meluncurkan produk baru, Mitsubishi Fuso juga menampilkan lima kendaraan di GIIAS 2026 yang mewakili berbagai kebutuhan industri, yakni Canter Extra Long Bus, truk listrik eCanter, Canter FE 84G untuk distribusi logistik, Fighter-X FM65F Tractor Head 4×2 untuk angkutan berat, serta Fighter X FN61 FSL Logistic Package yang ditujukan bagi sektor logistik.
Zero Down Time
Pada GIIAS 2026, Mitsubishi Fuso turut memperkenalkan penguatan layanan purna jual melalui konsep Zero Down Time, yang bertujuan meminimalkan waktu henti operasional kendaraan pelanggan.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengubah layanan Bengkel Siaga 24 Jam menjadi Bengkel 24 Jam Non-Stop. Saat ini layanan tersebut telah tersedia di 19 titik yang berada di jalur logistik nasional sehingga pelanggan dapat melakukan perawatan maupun perbaikan kendaraan kapan saja.
Perusahaan juga mengembangkan Fuso Service Center di kawasan operasional pertambangan dan perkebunan untuk mempercepat penanganan kendaraan tanpa harus dibawa ke bengkel di luar lokasi kerja.
Di bidang suku cadang, Mitsubishi Fuso memperluas ketersediaan Suku Cadang Tiga Berlian (SCTB) sebagai alternatif komponen resmi yang ditujukan untuk membantu pelanggan menekan biaya perawatan tanpa mengurangi kualitas dan daya tahan kendaraan.
Secara nasional, Mitsubishi Fuso didukung jaringan yang mencakup 223 diler resmi di 170 kota dan kabupaten pada 33 provinsi. Perusahaan juga memiliki 22 gudang suku cadang, 7.875 partshop, lima service point, serta empat fleet workshop yang melayani kebutuhan operasional pelanggan di berbagai wilayah.
Menurut Aji Jaya, pengembangan produk dan layanan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan mendukung kelancaran operasional pelanggan melalui kendaraan yang sesuai kebutuhan bisnis serta dukungan purnajual yang lebih luas. (JB/03/Wid)


