Jakarta, JaringBisnis (Senin, 29/6/2026). Bengkel-bengkel binaan Yayasan Astra Honda Motor (AHM) melalui Astra Honda Youthpreneurship Program (AHYPP) kini bukan lagi hanya sebagai tempat perawatan sepeda motor. Bengkel-bengkel yang tersebar di berbagai daerah itu telah menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat.
Melalui pembinaan dan penguatan kompetensi kewirausahaan yang berkelanjutan dari Yayasan Astra Honda Motor (AHM), para pengusaha muda berhasil mengembangkan usaha secara mandiri. Mereka membuka lapangan kerja, serta menciptakan ruang belajar bagi generasi muda lainnya.
Setahun terakhir, 24 bengkel binaan Yayasan AHM berhasil membukukan total omzet lebih dari Rp7,9 miliar dan menyerap 43 tenaga kerja. Capaian tersebut menunjukkan pembinaan yang dilakukan secara konsisten mampu mendorong kemandirian ekonomi sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
Perkembangan positif program AHYPP juga terlihat dari meningkatnya kapasitas usaha para peserta. Sejumlah bengkel binaan telah melakukan ekspansi melalui penambahan outlet baru, seperti yang dilakukan MAN Motor di Yogyakarta dan Bali Motor di Bali.
Selain itu, bengkel binaan juga berperan sebagai tempat belajar bagi pelajar sekolah menengah kejuruan melalui program Praktik Kerja Lapangan (PKL). Hal ini memberikan kesempatan generasi muda memperoleh pengalaman kerja secara langsung.
Agus Eka Guncara Bisma, pemilik Bengkel Bali Motor di Karangasem, Bali merasakan secara langsung manfaat pembinaan yang diberikan Yayasan AHM. Berbekal pendampingan usaha dan penguatan kapasitas bisnis, usahanya berkembang hingga mampu menjangkau lebih banyak pelanggan dan membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.
“Pendampingan dan penguatan kompetensi yang diberikan Yayasan AHM membantu saya mengembangkan usaha sehingga omzet meningkat dan jangkauan pelanggan menjadi lebih luas. Seiring perkembangan usaha, kami juga dapat membuka peluang kerja dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, termasuk bagi siswa SMK,” ujar Agus.
Bengkel berkualitas
Untuk memperkuat fondasi bisnis peserta, Yayasan AHM menggelar pelatihan lanjutan pengembangan bisnis, 25-26 Juni 2026 di Bandar Lampung. Pelatihan diikuti 18 pemilik bengkel binaan dari Riau, Bengkulu, Lampung, Banten, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Kalimantan Selatan.
Mengusung tema “Tingkatkan Kapasitas, Menuju Bengkel Berkualitas”, kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola usaha secara profesional. Peserta dibekali kompetensi kepemimpinan, komunikasi, digitalisasi, dan pemasaran yang menjadi faktor penting pengembangan usaha bengkel.
Selain pelatihan di dalam kelas, peserta juga mengikuti sesi Selling & Survival Challenge yang dirancang untuk mengasah kemampuan komunikasi, kreativitas, kerja sama tim, kepercayaan diri, serta keterampilan menjual dalam kondisi nyata.
Peserta juga melakukan kunjungan lapangan ke Bengkel Arizal Service di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung guna mempelajari praktik terbaik dalam pengelolaan usaha, pengembangan layanan, dan strategi pertumbuhan bisnis.
Berbagai pelatihan tersebut melengkapi pendampingan usaha yang selama ini dilakukan Yayasan AHM. Mulai dari penguatan keterampilan bisnis hingga peningkatan kapasitas kewirausahaan.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, para pemilik bengkel binaan mampu meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperluas dampak ekonomi di lingkungan masing-masing.
Komitmen Yayasan AHM
Ketua Yayasan AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan perkembangan usaha bengkel tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis dalam melakukan servis kendaraan. Kualitas kepemimpinan pemilik usaha dalam mengelola tim, membangun hubungan dengan pelanggan, dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan juga menjadi hal penting.
“Program ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat. Kami ingin generasi muda pemilik bengkel binaan tidak hanya menjadi mekanik yang andal, tetapi juga menjadi wirausaha yang mampu memimpin tim, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, memberikan layanan terbaik kepada pelanggan, serta mengembangkan usahanya secara mandiri,” ujar Muhibbuddin.
Pada kesempatan yang sama, Yayasan AHM memberikan apresiasi kepada tiga bengkel binaan terbaik periode 2025–2026. Bengkel Bali Motor dari Karangasem, Bali, meraih penghargaan Best Performance Tingkat Pramandiri. Arizal Service dari Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, memperoleh penghargaan Best Performance Tingkat Madya. Sementara Zul Motor dari Serang, Banten, menerima penghargaan Best Compliance.
Melalui payung program Sinergi Bagi Negeri, AHYPP turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya dalam menciptakan pekerjaan layak, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memperluas akses pembelajaran dan pengembangan keterampilan bagi masyarakat. (JB/03/Wid)



