Jakarta, JaringBisnis (Rabu, 1/7/2026). Memasuki usia ke-56, PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) menegaskan komitmen memperkuat peran dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Hal itu dilakukan melalui transformasi organisasi, penguatan tata kelola, inovasi digital, serta peningkatan kontribusi dalam memperluas akses pembiayaan bagi
UMKM dan Koperasi.
Perusahaan penjaminan terbesar di Indonesia tersebut juga menegaskan dukungan bagi kemajuan UMKM dan koperasi sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari mengatakan bahwa perjalanan panjang Jamkrindo selama 56 tahun merupakan hasil dari dedikasi seluruh insan perusahaan para pendahulu serta kepercayaan pemerintah, pemegang saham regulator, para stakeholder, mitra bisnis, mitra UMKM-Koperasi, serta masyarakat Indonesia.
“Momentum ini menjadi kesempatan bagi kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan Jamkrindo. Jamkrindo tidak hanya membangun perusahaan, tetapi juga membangun kepercayaan. Kepercayaan itulah yang menjadi fondasi untuk terus bertumbuh, bertransformasi, dan menghadirkan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat serta perekonomian Indonesia,” ujar Abdul Bari dalam keterangannya.
Abdul Bari mengungkapkan, peringatan HUT ke-56 berlangsung pada momentum yang sangat penting bagi industri penjaminan yang tengah memasuki fase transformasi agar industri penjaminan semakin sehat, profesional, dan berkelanjutan.
“Sebagai bagian dari Holding Indonesia Financial Group, Jamkrindo memiliki tanggung jawab yang semakin strategis untuk terus memperkuat ekosistem industri penjaminan nasional,” jelas Abdul Bari.
Perkuat organisasi
Untuk menjawab tantangan tersebut, Jamkrindo terus memperkuat kapasitas organisasi. Hal itu dilalukan melalui pengembangan kompetensi sumber daya manusia, peningkatan profesionalisme, penguatan budaya manajemen risiko, serta percepatan transformasi digital. Inovasi yang dilakukan diharapkan akan meningkatkan kualitas layanan, mempercepat proses bisnis, serta memperkuat daya saing perusahaan.
Di sisi bisnis, Jamkrindo juga terus mendorong pertumbuhan yang berkualitas melalui diversifikasi portofolio, pengembangan ekosistem bisnis, penguatan kemitraan strategis, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
Perusahaan meyakini pertumbuhan yang berkelanjutan hanya dapat diwujudkan melalui keseimbangan antara ekspansi bisnis, pengelolaan risiko yang prudent, dan inovasi yang berorientasi pada kebutuhan para pemangku kepentingan.
Selama 56 tahun berkontribusi pada perekonomian nasional, Jamkrindo telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan ekonomi nasional. Melalui layanan penjaminan yang diberikan, puluhan juta UMKM Koperasi telah memperoleh akses pembiayaan.
“Inilah makna tema HUT ke-56, “Menjamin Lebih Luas, Berdampak Lebih Nyata”. Bagi Jamkrindo, setiap penjaminan bukan sekadar mitigasi risiko pembiayaan, tetapi merupakan investasi bagi masa depan ekonomi bangsa,” ujarnya.
Program TJSL
Sebagai bagian dari peringatan HUT ke-56, Jamkrindo menyelenggarakan berbagai Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kegiatan yang digelar berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, Jamkrindo juga menyelenggarakan kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
“Keberhasilan Jamkrindo tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga seberapa besar manfaat yang mampu dihadirkan bagi masyarakat. Melalui layanan penjaminan dan berbagai program pemberdayaan, kami ingin memastikan keberadaan Jamkrindo terus memberikan dampak nyata bagi kemajuan UMKM dan Koperasi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan pembangunan ekonomi Indonesia,” ujar Abdul Bari. (JB/03/Wid)


