MUSIKALISASI PUISI UMAM DANTE HANGATKAN KOMOENITAS MAKARA

Proyek musikalisasi puisi asal Pamulang, Umam Dante, sukses memberikan warna baru dalam gelaran budaya bersama Komoenitas Makara di Makara Art Center Universitas Indonesia pada Selasa, 7 April 2026. (ist)

Digawangi oleh Luthfi K Umam, proyek ini membawakan dua karya penyair kenamaan, yakni “Surat Sobek I” karya Mahwi Air Tawar dan “Rekah” karya Nando Jafar Sidiq. Penampilan ini menjadi bukti konsistensi Umam Dante dalam menghidupkan teks-teks sastra ke dalam bentuk komposisi musik.

Lahir di tengah lingkar komunitas sastra Universitas Pamulang pada tahun 2015, Umam Dante bermula dari pembacaan puisi sederhana. Seiring berjalan waktu, Luthfi K Umam mulai berkolaborasi dengan berbagai musisi untuk mengeksplorasi puisi—baik karya tokoh sastra maupun karya pribadi—agar dapat dinikmati secara audio visual.

“Proyek ini dimulai dari semangat untuk membunyikan puisi. Kami ingin menggali potensi puisi agar tidak hanya berhenti di atas kertas, tapi juga bisa dirasakan energinya melalui musik,” ujar Luthfi K Umam.

Sebelum tampil di Makara Art Center, Umam Dante telah malang melintang di berbagai panggung kebudayaan bergengsi, di antaranya: Get The Fest 2023 di Ubud, Bali. Panggung seni di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. Berbagai festival di kampus-kampus dan lingkar komunitas kebudayaan di Depok dan sekitarnya.

Inspirasi lintas genre

Keunikan musikalisasi puisi Umam Dante tidak lepas dari referensi musik yang luas. Luthfi mengaku banyak terinspirasi dari musisi lintas genre, mulai dari syahdunya Mukti-Mukti dan Kiyai Kanjeng, nuansa brass ala The Rollies, hingga energi keras dari Burgerkill.

Perpaduan inspirasi inilah yang membentuk karakter musik Umam Dante yang dinamis namun tetap puitis. Kehadiran Umam Dante di Makara Art Center diharapkan dapat memicu semangat para pelaku seni muda untuk terus berinovasi dalam mengemas karya sastra agar tetap relevan dan memiliki daya tarik luas di era modern. (JB/03/Wid)