Jakarta, JaringBisnis (Sabtu, 18/4/2026). Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital, peran konsumen semakin berkembang. Tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem yang mendorong transaksi melalui rekomendasi.
Melihat tren ini, Blibli dan tiket.com menghadirkan pengembangan program Blibli Tiket Affiliate. Program ini membuka peluang bagi masyarakat untuk mengubah rekomendasi sehari-hari menjadi sumber penghasilan tambahan.
“Program Blibli Tiket Affiliate ini kami hadirkan sebagai langkah untuk memperkuat ekosistem yang lebih terintegrasi sekaligus membuka peluang ekonomi yang selaras dengan kebiasaan digital masyarakat saat ini. Kami melihat setiap individu memiliki potensi untuk memonetisasi aktivitasnya,” ujar Gaery Undarsa, Co-Founder & Chief Marketing Officer, tiket.com dalam keterangannya.
Melalui inisiatif ini, Blibli dan tiket.com menghadirkan pengalaman yang lebih seamless dalam satu ekosistem terintegrasi. Program affiliate di Blibli sendiri telah berjalan selama dua tahun dan menunjukkan perkembangan positif, dengan semakin luasnya partisipasi dan komunitas, kreator, hingga konsumen yang turut berperan dalam mendorong aktivitas di dalam platform.
Hal ini mencerminkan pergeseran peran konsumen yang kini tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem yang menciptakan nilai.
Kini, program tersebut diperluas melalui integrasi dengan tiket.com, sehingga membuka akses yang lebih luas juga bagi affiliator.Tidak hanya dapat mempromosikan berbagai produk retail di Blibli, pengguna kini juga dapat membagikan rekomendasi layanan perjalanan dan gaya hidup dari tiket.com, mulai dari akomodasi, aktivitas wisata, hingga salon dan spa.
Seiring dengan meningkatnya pengaruh rekomendasi personal dalam perjalanan dan gaya hidup konsumen, program affiliate kini menjadi salah satu pendekatan yang semakin relevan. Perubahan perilaku ini membuka peluang baru bagi masyarakat untuk mulai memonetisasi aktivitas digitalnya.
Beberapa cara yang dapat dilakukan masyarakat untuk memulai memonetisasi aktivitas digital antara lain:
1. Ubah pengalaman pribadi menjadi rekomendasi yang bernilai
Pengalaman traveling, seperti menginap di hotel atau menyusun itinerary, kini dapat menjadi referensi yang bernilai bagi orang lain. Dengan membuat affiliate link dari produk yang dipilih dan membagikannya melalui media sosial seperti Instagram, TikTok, atau X, rekomendasi yang otentik dapat langsung terhubung dengan potensi transaksi dan komisi.
2. Hadirkan rekomendasi yang lebih relevan melalui ekosistem terintegrasi
Kebutuhan konsumen tidak berdiri sendiri, melainkan saling terhubung antara produk dan perjalanan. Untuk itu, pengguna dapat membuat konten tematik lalu mengombinasikan produk dari Blibli, seperti perlengkapan travel, dengan layanan dari tiket.com. Affiliate link dapat digunakan dalam satu konten dan disajikan dalam format storytelling agar lebih natural dan kontekstual.
3. Mulai dari lingkar terdekat dengan cara yang fleksibel
Rekomendasi tidak harus dimulai dari audiens besar. Lingkar pertemanan atau komunitas justru menjadi titik awal yang efektif. Dengan membagikan link melalui WhatsApp, grup komunitas, atau circle pertemanan, serta menggunakan pengalaman pribadi sebagai konteks, pengguna dapat memantau performanya melalui dashboard affiliate. Cara ini memungkinkan siapa pun untuk mulai tanpa memerlukan modal besar.
“Dengan mekanisme yang sederhana dan akses yang semakin terbuka, kami ingin membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berperan aktif dalam ekonomi digital, sekaligus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan melalui kolaborasi dan rekomendasi yang relevan. Ke depan, program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem yang inklusif,” kata Gaery. (JB/03/Wid)















