Jakarta, JaringBisnis (Rabu, 18/3/2026). Untuk meminimalkan hambatan saat perjalanan mudik Idul Fitri 1447 H/2026 M, PT Jasa Marga (Persero) mengimbau kepada pengguna jalan tol merencanakan perjalanan dan manfaatkan informasi lalu lintas terkini secara real time melalui aplikasi Travoy.
Sebelum memasuki jalan tol, pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, gunakan waktu dengan bijak dengan memanfaatkan waktu yang cukup untuk beristirahat di rest area, memastikan kecukupan BBM, dan saldo kartu uang elektronik serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.
Selain itu, pada periode arus mudik Lebaran 2026, Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan tol untuk memanfaatkan rest area fungsional yang telah disiapkan Jasa Marga guna membantu mendistribusikan arus kendaraan dan menghindari potensi kepadatan di titik-titik tertentu.
Selain 64 rest area yang telah beroperasi di sepanjang ruas tol, Jasa Marga juga menyiapkan dukungan tambahan berupa 10 SPBU dan rest area alternatif di luar jalan tol yang lokasinya tidak jauh dari gerbang tol sehingga tetap mudah dijangkau oleh pengguna jalan.
“Jasa Marga juga mengingatkan pengguna jalan untuk memanfaatkan rest area di luar jalan tol yang tersebar di sepanjang ruas Trans Jawa. Terdapat 10 rest area fungsional yang tersedia mulai dari ruas Tol Jakarta–Cikampek KM 72 hingga ruas Tol Ungaran–Bawen KM 444. Rest area tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beristirahat, dan saat kembali masuk ke jalan tol tidak akan dikenakan biaya tambahan,” jelas Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan A Purwantono.
Meningkat
Sementara itu, arus lalu lintas kendaraan yang meninggalkan Jabotabek pada H-10 hingga H-5 libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H/Lebaran 2026 atau Rabu-Senin (11-16 Maret 2026) sebanyak 990.506 kendaraan. Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (arah Bandung), GT Cikupa (arah Merak), dan GT Ciawi (arah Puncak). Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini meningkat 13,6% jika dibandingkan dengan lalin normal (871.629 kendaraan).
Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 479.899 kendaraan (48,5%) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 303.113 kendaraan (30,6%) menuju arah Barat (Merak), dan 207.494 kendaraan (20,9%) menuju arah Selatan (Puncak).
Jasa Marga memproyeksikan volume lalu lintas di empat gerbang tol (GT) utama saat puncak arus yang diprediksi terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, mencapai sebanyak 259 ribu kendaraan atau meningkat 90,5% dibandingkan lalu lintas normal. Peningkatan ini dipengaruhi oleh adanya cuti bersama dan libur Hari Suci Nyepi (18-19 Maret) dan cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1447H/ 2026 (20 Maret).
“Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan cermat, menghindari waktu dan titik rawan kepadatan, serta memanfaatkan informasi lalu lintas terkini yang tersedia secara real time, termasuk melalui aplikasi Travoy dan Radio Travoy FM,” ujar Rivan. (JB/03/Wid)














