Jakarta, JaringBisnis (Jumat, 6/3/2026). Momen cairnya Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi hal yang dinanti-nanti para pekerja setiap tahun. Tidak terkecuali jelang Idul Fitri 1447 H/2026 M kali ini. Bila direncanakan dengan baik, momentum THR bisa menjadi berkah bagi kita, orang terdekat, dan mereka yang membutuhkan.
Kebanyakan orang akan menggunakan THR untuk memenuhi berbagai kebutuhan Lebaran. Namun, tidak ada salahnya jika THR dipakai untuk berinvestasi.
Salah satu investasuu yang bisa dipilih adalag emas karena nilainya relatif stabil. Sebelum mulai berinvestasi, ada tips-tips yang bisa digunakan agar THR bisa lebih bermanfaat.
Pertama adalah menanamkan mindset bahwa THR adalah uang kaget karena itu memanfaatkannya pun harus direncanakan dengan cermat. Prinsip sederhana yang bisa diterapkan adalah membagi THR ke dalam beberapa pos misalnya 40% kebutuhan hari raya, 30% tabungan/dana darurat, 20% investasi, dan 10% sosial atau sedekah.
Dari jumlah yang disisihkan untuk investasi, penting untuk menentukan tujuan, seperti dana darurat, biaya pendidikan, atau persiapan jangka panjang. Dengan tujuan yang jelas, kamu bisa memutuskan jangka waktu, strategi, dan bentuk emas yang dipilih. Tujuan juga membantu menjaga konsistensi, sehingga emas yang dibeli tidak mudah dicairkan untuk kebutuhan impulsif.
Mulai dari nominal kecil
Investasi emas tidak harus punya modal besar. Dengan memulai dari nominal kecil, salah satunya lewat THR, akan membantu membangun kebiasaan tanpa mengganggu kebutuhan utama. Emas pun dinilai cocok untuk investor pemula sebagai salah satu instrumen investasi jangka panjang yang tahan inflasi.
“Kebiasaan berinvestasi bisa dimulai dengan nominal kecil dan dilakukan terus-menerus, dan momentum THR adalah saat yang tepat untuk memulainya. Salah satunya dengan berinvestasi melalui fitur DANA eMAS. Aksesnya mudah dan aman, sehingga bikin tenang dan cocok bagi investor pemula. Harapannya, langkah ini dapat membantu lebih banyak orang dalam membangun kebiasaan dan masa depan finansial yang lebih sehat,” ujar Ivan Kusuma, Head of Investment and Insurance DANA.
Dengan teknologi yang semakin canggih, investasi emas bisa dilakukan secara digital mulai dari nominal kecil secara bertahap, misalnya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA. Kamu bisa memulai investasi emas digital mulai dari sekitar 0,0001gram atau Rp200an sesuai harga emas saat transaksi.
Meski dikenal sebagai instrumen investasi yang tahan inflasi dan berisiko rendah, harga emas tetap mengalami fluktuasi. Karena itu juga perlu memahami karakteristik emas dan memantau pergerakan harganya secara berkala agar bisa mendapatkan keuntungan yang optimal. Biasanya, dalam periode di atas lima tahun, secara historis emas cenderung menunjukkan tren yang positif.
Real time
Melalui fitur eMAS di DANA, akan bisa melihat langsung (real time) tren harga jual beli emas dalam berbagai rentang waktu, mulai dari satu minggu hingga satu tahun ke belakang. Uniknya lagi, kamu bisa mendapat notifikasi yang personalized ketika harga jual atau beli emas sesuai dengan target yang kamu inginkan.
Fitur eMAS di DANA memungkinkan pengguna, tidak hanya membeli emas secara digital mulai dari nominal kecil, tapi juga memantau saldo dan riwayat transaksi, tanpa biaya penyimpanan dan semuanya dilakukan dengan proses yang cepat dan transparan.
Transaksi eMas di DANA berada di bawah pengawasan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Selain itu, investasi emas digital juga dilengkapi dengan DANA Protection, dan bisa dicetak menjadi emas fisik. (JB/03/Wid)















