Jakarta, JaringBisnis. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengumumkan temuan gas bumi di Sumur Geliga-1 Blok Ganal, lepas pantai Kalimantan Timur, dengan potensi sekitar 5 triliun kaki kubik (Tcf) serta 300 juta barel kondensat, saat konferensi pers Penemuan Gas Raksasa di Kalimantan Timur yang digelar di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Senin (20/4/2026). Temuan ini berada di Wilayah Kerja (WK) Ganal yang dioperasikan ENI dengan porsi kepemilikan 82 persen, sementara 18 persen sisanya dimiliki Sinopec.
Eksplorasi yang melibatkan perusahaan energi asal Italia, ENI, menegaskan bahwa potensi migas Indonesia masih sangat besar, khususnya di Cekungan Kutai, Kalimantan Timur, yang terus menunjukkan prospek menjanjikan.
Bahlil optimistis meningkatnya produksi ENI sejalan dengan strategi pemerintah untuk mampu memenuhi kebutuhan gas dari dalam negeri. Penemuan ini memperpanjang catatan keberhasilan eksplorasi ENI di Cekungan Kutai, setelah sebelumnya menemukan cadangan besar di Geng North pada 2023 dan penemuan Sumur Konta-1 pada 2025. (JB/07/YAY).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers. JaringBisnis/Yayus Yuswoprihanto 
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia (kiri) berbincang dengan Head of Middle and Far East Region ENI Ciro Pagano (tengah). JaringBisnis/Yayus Yuswoprihanto 
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia (kanan) berdiskusi dengan Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia sebelum memmberikan keterangan pers. JaringBisnis/Yayus Yuswoprihanto














