INOVASI SAF PERTAMINA RAIH PENGHARGAAN AVIRAMA NAWASENA 2026

Jakarta, JaringBisnis (Kamis, 12/2/2026). Inovasi pengembangan Sustainable Aviation Fuel (SAF) merupakan bagian dari upaya PT Pertamina dalam melakukan dekarbonisasi sektor aviasi. Produk ini tidak hanya menghadirkan bahan bakar rendah karbon, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi sirkular serta memperkuat sinergi multipihak dalam mendukung transisi energi nasional.

Hal tersebut dikatakan Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron, dalam keterangannya. SAF Pertamina, jelas Baron diproduksi melalui proses co-processing di fasilitas Green Refinery RU IV Cilacap dengan memanfaatkan bahan baku Used Cooking Oil (UCO).

“Inisiatif ini semakin menegaskan komitmen Pertamina terhadap penerapan prinsip ESG secara nyata dan terukur. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa langkah strategis Pertamina dalam mengakselerasi transformasi energi rendah karbon berada pada jalur yang tepat,” imbuh Baron.

Sebagai perusahaan energi nasional, lanjut Baron, Pertamina siap memperluas ragam inovasi berkelanjutan selain SAF dan memperkuat kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk mendukung transisi energi yang adil, inklusif, dan berkelanjutan di Indonesia.

Baron menambahkan, capaian ini sekaligus mempertegas implementasi Dual Growth Strategy Pertamina, yaitu memaksimalkan bisnis energi eksisting sekaligus membangun bisnis rendah karbon sebagai fondasi pertumbuhan berkelanjutan ke depan.

Inovasi SAF yang dilakukan Pertamina diganjar penghargaan Anugerah Avirama Nawasena 2026 yang digelar Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) di ITB Kampus Ganesha, Jawa Barat.

Pertamina meraih penghargaan dalam kategori Kelompok Korporasi yang berhasil menjadi pionir dalam mengembangkan SAF, bahan bakar pesawat ramah lingkungan bersertifikat internasional pertama di Kawasan Asia Tenggara.

Anugerah Avirama Nawasena merupakan penghargaan tahunan dari SBM ITB yang diberikan kepada organisasi, korporasi, maupun individu yang secara konsisten menerapkan dan menunjukkan dampak nyata dari prinsip-prinsip keberlanjutan dalam praktik bisnis perusahaan.

Penghargaan ini menegaskan pentingnya praktik nyata Environmental, Social, and Governance (ESG) serta kepemimpinan berkelanjutan lintas sektor yang dijalankan Pertamina di Indonesia. (JB/03/Wid)