TERNYATA, BERADA 20 MENIT DI ALAM TERBUKA BISA MENYEHATKAN BADAN DAN PIKIRAN

Ilustrasi. (meta ai)

Jakarta, JaringBisnis (Kamis, 2/4/2026). Menyehatkan badan dan pikiran ternyata tidak harus dengan melakukan olahraga. Cukup dengan berjalan-jalan di alam terbuka selama beberapa menit saja akan mendatangkan dampak positif bagi kesehatan.

Penelitian di Inggris yang melibatkan hampir 20.000 orang menemukan jika orang-orang yang menghabiskan waktu minimal 120 menit seminggu atau 20 menit setiap hari di alam terbuka cenderung merasa lebih sehat dan lebih bahagia. Berada di luar ruangan dapat memicu perubahan di dalam tubuhmu, mulai dari menurunkan hormon stres, meredakan tekanan darah, hingga meningkatkan kesehatan usus.

Riset menyebutkan ketika berada di alam, tubuh manusia secara otomatis merespons. Semua itu berpengaruh ke sitem sara yang mengontrol proses tubuh yang tidak disadari. Hal ini bisa terjadi bahkan hanya dengan jalan-jalan di taman sekitar rumah.

“Kita bisa liat perubahan seperti tekanan darah turun, detak jantung jadi lebih lambat, itu semua efeknya tubuh jadi lebih rileks,” kata Kathy Willis, profesor biodiversitas di Universitas Oxford, dalam podcast BBC Radio 4.

Beberapa tempat pun mencoba program “green social prescribing” yang menghubungkan orang dengan alam untuk meningkatkan kesehatan mental dan fisik mereka.

Willis menyebut mengatakan menghabiskan waktu di luar ruangan akan memicu sistem endokrin tubuh dan menurunkan kadar kortisol dan adrenalin, hormon yang meningkat saat orang merasa stres atau cemas.

“Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang menginap di kamar hotel selama tiga hari dan menghirup minyak Hinoki (sejenis pohon cemara Jepang) mengalami penurunan besar dalam hormon adrenalin dan peningkatan signifikan dalam jumlah sel pembunuh alami dalam darah mereka,” jelasnya.

Melawan virus

Prof Ming Kuo dari Universitas Illinois menyebut secara keseluruhan, alam akan menenangkan yang perlu ditenangkan dan menguatkan yang perlu diperkuat.

“Liburan tiga hari di alam memberikan dampak besar pada sistem perlawanan virus tubuh kita dan bahkan sebulan setelahnya, jumlahnya masih 24% lebih tinggi dari tingkat normal,” jelasnya.

Aroma alam, seperti bau pinus atau tanah, dapat memberikan dampak yang luar biasa terhadap suasana hati dan ketenangan karena memiliki senyawa alami dari tanaman yang bisa langsung masuk ke dalam darah jika kita menghirup udara.

Sebut saja aroma pinus. Hanya dengan menghirup aroma hutan pinus dalam waktu 90 detik, tubuh seseorang bisa jadi lebih tenang dan efeknya bisa bertahan sekitar 10 menit.

Studi juga menunjukkan bahwa bayi yang belum memiliki ingatan tentang bau tertentu pun bisa lebih tenang jika terpapar dengan aroma yang menenangkan seperti limonene.

Selain membuat pikiran lebih tenang, alam juga bisa bantu perbaiki mikrobioma usus karena tanah dan tanaman itu kaya akan bakteri baik. “Mereka adalah jenis bakteri baik yang sama dengan yang kita beli dalam bentuk probiotik atau minuman,” jelas Willis.

Prof Ming Kuo telah mempelajari dampaknya terhadap faktor-faktor seperti kerentanannya terhadap infeksi serta kesehatan mental, dan mengatakan bahwa menghirup bakteri baik tertentu bisa meningkatkan suasana hati. Sementara senyawa antimikroba yang dilepaskan oleh tanaman disebut fitonsida dapat membantu melawan penyakit. (JB/BBC/03/Ara)