Jakarta, JaringBisnis (Senin, 20/4/2026). Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) siap melayani jemaah haji 1447 H/2026. Hal tersebut ditegaskan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi seusai meninjau kesiapan Terminal 2F Bandara Soetta, Minggu (19/4/2026).
Peninjauan dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi udara menjelang penyelenggaraan Angkutan Haji Tahun 2026. Adapun jadwal keberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia yang direncanakan mulai pada 22 April 2026.
“Terminal 2F ini disiapkan secara khusus untuk melayani jemaah haji dan umrah, sehingga seluruh proses dibuat lebih terintegrasi, efektif, dan memberikan kenyamanan bagi para jemaah. Kami ingin memastikan bahwa seluruh aspek operasional telah siap sebelum pemberangkatan kloter pertama,” kata Menhub seperti dikutip dephub.go.id.
Lebih lanjut, Menhub menekankan bahwa penyelenggaraan Angkutan Haji merupakan operasi nasional berskala besar yang melibatkan lintas sektor.
“Penyelenggaraan angkutan haji ini bukan operasi biasa. Kita memindahkan lebih dari 221 ribu jemaah dari 14 embarkasi dengan 525 kloter. Karena itu, aspek keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Siapkan langkah mitigasi
Kemenhub juga memastikan kesiapan operasional penerbangan haji, yang didukung oleh dua maskapai, yaitu Garuda Indonesia dan Saudia Airlines, dengan total puluhan armada pesawat untuk melayani ratusan kloter penerbangan.
Menhub menambahkan, berbagai langkah mitigasi telah disiapkan, termasuk penguatan pengawasan keselamatan melalui ramp check pesawat, kesiapan 14 bandara embarkasi, serta koordinasi internasional untuk mengantisipasi hal-hal yang berpotensi mempengaruhi penerbangan haji.
“Kami memastikan seluruh aspek keselamatan penerbangan terpenuhi, termasuk kelaikudaraan pesawat dan kesiapan operasional maskapai. Koordinasi dengan seluruh stakeholder juga terus diperkuat agar pelayanan kepada jemaah berjalan aman, lancar, dan tepat waktu,” jelas Menhub. (JB/03/Wid)














