Jakarta, JaringBisnis (Selasa, 31/3/2026). Sepanjang 2025, balé by BTN menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Jumlah pengguna meningkat dari sekitar 1,8 juta pada 2024 menjadi lebih dari 3,6 juta di 2025, atau tumbuh sekitar 102% secara tahunan (YoY).
Dari sisi aktivitas, jumlah transaksi meningkat dari sekitar 1,2 miliar transaksi pada 2024 menjadi lebih dari 2,2 miliar pada 2025, tumbuh sekitar 79% YoY. Dari sisi nilai transaksi, balé by BTN mencatatkan peningkatan dari kisaran Rp80 triliun pada 2024 menjadi lebih dari Rp101 triliun di 2025, atau tumbuh sekitar 25% YoY. Hal ini mencerminkan balé by BTN makin menjadi platform utama transaksi harian nasabah.
Kontribusi balé terhadap penghimpunan dana murah juga semakin kuat, dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) retail yang dihimpun melalui balé meningkat dari sekitar Rp17 triliun pada 2024 menjadi Rp21,63 triliun di 2025. Nasabah pengguna balé tercatat memiliki rata-rata saldo hingga 6,4 kali lebih tinggi dibandingkan non-user, menjadikan balé sebagai salah satu engine utama peningkatan CASA BTN.
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN) Nixon LP Napitupulu mengatakan balé by BTN menjadi bagian penting dalam upaya BTN memperkuat hubungan dengan nasabah melalui layanan yang lebih relevan dengan kebutuhan sehari-hari.
“Balé by BTN kami kembangkan untuk memperkuat hubungan BTN dengan nasabah melalui transaksi sehari-hari, tidak hanya pada saat pembiayaan. Ini menjadi bagian dari transformasi BTN agar lebih relevan dengan kebutuhan finansial masyarakat,” ujar Nixon dalam keterangannya.
Sedangkan Senior Executive Vice President Digital Business BTN Thomas Wahyudi mengatakan pertumbuhan balé didorong oleh penguatan ekosistem digital yang semakin luas dan terintegrasi.
“balé by BTN kami kembangkan sebagai superapp yang menghubungkan berbagai kebutuhan nasabah, mulai dari transaksi perbankan, pembiayaan perumahan, hingga kebutuhan gaya hidup,” ujar Thomas.
Saat ini balé telah terintegrasi dengan berbagai layanan seperti balé Properti, balé Merchant, balé Bisnis, balé Agen, hingga balé Community, yang memperkuat posisi BTN dalam membangun ekosistem finansial yang menyeluruh.
Memasuki 2026, BTN menargetkan jumlah pengguna balé by BTN menembus lebih dari 6 juta, didukung pengembangan lebih dari 68 fitur baru dan enhancement layanan untuk memperkuat pengalaman nasabah. Selain itu, BTN juga akan memperkuat berbagai program akuisisi dan engagement, termasuk kerja sama dengan merchant, sektor lifestyle, hingga penyelenggaraan event nasional seperti Indonesia Coffee Expo 2026 melalui inisiatif balé Ngopi.
Dengan strategi tersebut, balé by BTN diharapkan tidak hanya menjadi platform transaksi, tetapi juga menjadi motor pertumbuhan dana murah, penguatan hubungan nasabah, serta pintu masuk BTN dalam ekosistem digital dan gaya hidup masyarakat Indonesia. (JB/03/Wid)













