Jakarta, JaringBisnis (Rabu, 25/3/2026). Pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026, baik arus mudik maupun arus balik, menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan sebelumnya. Walau terdapat peningkatan mobilitas masyarakat, secara umum arus mudik dan arus balik berjalan lancar.
Hal tersebut dikatakan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya saat memantau langsung situasi puncak arus balik Lebaran 2026 di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta, Rabu (25/3/2026) dini hari bersama Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi. “Angkutan Lebaran tahun ini berjalan lancar dan sesuai harapan kita semua dan berjalan lebih baik,” ujarnya.
Lebih jauh, Teddy mengapresiasi seluruh petugas yang terlibat dalam penyelenggaraan angkutan mudik 2026. Menurutnya, secara umum pelaksanaan puncak arus mudik 24–25 Maret 2026 berjalan lancar.
Gelombang dua arus balik
Sementara itu, Menhub Dudy Purwagandhi menyampaikan, diperkirakan puncak arus balik angkutan darat tidak hanya terjadi pada 24–25 Maret 2026, tetapi juga berpotensi kembali meningkat pada 28–29 Maret 2026. Hal ini seiring dengan adanya pekerja yang memanfaatkan kebijakan flexible working arrangement (FWA) sebagaimana imbauan pemerintah.
“Ada masyarakat yang menggunakan FWA sebagaimana yang kita imbau, supaya mereka bisa merencanakan perjalanan dengan baik, sehingga kita juga dapat mendistribusikan pengangkutan Lebaran dengan baik. Bisa kita lihat dari jalan tol yang tidak terlalu padat, kemudian tadi arusnya masuk perlahan-lahan, itu menunjukkan bahwa situasi ini berjalan sudah lebih baik,” ujar Dudy seperti dikutip dephub.go.id.
Untuk menjaga kelancaran dan keselamatan arus balik, Kementerian Perhubungan telah menerapkan sejumlah kebijakan, di antaranya pemberlakuan one way nasional dan pengaturan di titik-titik tertentu seperti rest area melalui skema buka tutup. Selain itu, kendaraan berat sumbu tiga juga diimbau untuk tidak beroperasi selama periode arus balik.
Kepada pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi, Menhub meminta kewaspadaan dan perencanaan perjalanan yang matang. Menhub mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan kembali dari kampung halaman untuk menyiapkan perjalanan dengan baik, menjaga kondisi fisik, mematuhi arahan petugas, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan. (JB/03/Wid)















