Jakarta, JaringBisnis (Jumat, 4/9/2026). Kemewahan tidak selalu hadir melalui elemen yang berlebihan. Bagi Hongqi, karakter sebuah kendaraan juga dapat dibangun melalui bagaimana setiap elemen ditempatkan secara proporsional. Lebih dari itu, kemewahan juga berakar pada identitas yang dapat menjelaskan dari mana ia berasal.
Salah satu cara Hongqi membangun identitas tersebut melalui filosofi Taihe, prinsip yang menempatkan harmoni dan keseimbangan sebagai dasar dalam membentuk proporsi sebuah kendaraan. Pada Hongqi E-HS9, flagship full-size electric SUV pertama Hongqi yang diperkenalkan di Indonesia, prinsip tersebut hadir melalui Taihe Proportions, sebuah pendekatan desain Hongqi yang menerjemahkan estetika Timur ke dalam bahasa visual kontemporer.
Secara harfiah, Taihe kerap diterjemahkan sebagai ‘Supreme Harmony’ atau harmoni yang agung. Dalam tradisi pemikiran Tiongkok, konsep ini merujuk pada terciptanya keselarasan ketika setiap elemen memiliki posisi, karakter, dan hubungan yang tepat dengan keseluruhannya.
Makna tersebut juga tercermin pada Taihe Dian atau Hall of Supreme Harmony di Forbidden City, Beijing, yang merepresentasikan ideal tentang harmoni universal. Dalam konteks ini, harmoni hadir ketika setiap unsur dapat berdiri dengan karakternya masing-masing, namun tetap terasa selaras sebagai satu kesatuan.
Cara pandang tersebut kemudian menjadi salah satu dasar Hongqi dalam membangun bahasa desainnya. Pada sebuah kendaraan, keseimbangan tidak hanya ditentukan oleh apakah sisi kiri dan kanan terlihat simetris.
Hubungan antara panjang bodi, tinggi kendaraan, posisi kabin, garis visual, bentuk bagian depan, hingga detail yang lebih kecil turut menentukan bagaimana proporsi sebuah kendaraan dipersepsikan secara utuh.
Hongqi dan estetika timur
Sejak 2018, Hongqi mulai mengembangkan bahasa desain baru yang memadukan identitas Tiongkok dengan pendekatan modern. Eksplorasi ini kemudian diperdalam melalui Hongqi–Palace Museum Joint Innovation Laboratory, yang mempertemukan desainer Hongqi dengan para ahli Palace Museum untuk menggali penerapan budaya dan estetika Tiongkok dalam desain industri modern.
Bagi Hongqi, estetika Timur turut menjadi landasan nilai dan cara pandang yang membentuk bahasa desainnya, salah satunya melalui Taihe yang membawa prinsip harmoni dan keseimbangan ke dalam desain Hongqi modern.
Pendekatan tersebut berlandaskan filosofi desain Hongqi, Shang Zhi Yi yang terdiri dari tiga prinsip dengan makna berbeda. Shang merepresentasikan desain yang memiliki kedalaman dan makna. Zhi mencerminkan perhatian terhadap kualitas kendaraan secara menyeluruh. Sementara Yi menggambarkan hubungan emosional yang terjalin antara sebuah produk dan manusia yang menggunakannya.
Taihe Proportions kemudian menjadi salah satu cara nilai tersebut memperoleh bentuk. Alih-alih menghadirkan kemewahan melalui akumulasi ornamen, Hongqi menggunakan komposisi, proporsi, dan hubungan antarelemen untuk membangun sebuah kehadiran yang kuat.
Salah satu cara paling jelas untuk melihat penerapan Taihe pada E-HS9 adalah melalui proporsi keseluruhan bodinya. Dengan siluet yang memanjang dan posisi bodi yang tegap, E-HS9 menghadirkan karakter yang kuat.
Bentuk tersebut tidak hanya memberikan kesan berwibawa, tetapi juga menciptakan hubungan visual yang seimbang antara bagian depan, kabin, hingga bagian belakang kendaraan yang menciptakan karakter sebuah flagship full-size SUV.
Penerapan Taihe pada bagian depan E-HS9 terlihat melalui signature waterfall grille, yang menggunakan susunan garis vertikal berlapis dan terinspirasi dari aliran air pegunungan. Komposisi ini membangun kesan tegak dan berwibawa tanpa kehilangan karakter elegan.
Di bagian tengahnya, garis merah Hongqi membentang menuju kap mesin sebagai salah satu identitas visual paling khas Hongqi, sekaligus memperkuat keseimbangan antara ketegasan, proporsi, dan detail pada wajah kendaraan.
Hasilnya adalah sosok kendaraan dengan karisma yang menonjol dari berbagai sudut. Karakter tersebut juga didukung oleh dimensi E-HS9 yang memiliki panjang lebih dari 5,2 meter dan wheelbase 3,1 meter, memberikan proporsi eksterior yang besar sekaligus ruang yang luas bagi penumpang di dalam kabin.
Pendekatan ini memperlihatkan bagaimana Hongqi memandang proporsi sebagai bagian dari karakter luxury. Dengan demikian, kekuatan desain E-HS9 tidak hanya berasal dari satu elemen yang mencolok. Karakternya dibentuk melalui hubungan antara berbagai elemen, yaitu proporsi, garis, detail, dan identitas khas Hongqi yang ditempatkan secara harmonis untuk menciptakan satu kesatuan visual.
Andrew Nasuri, Director of Indomobil Group, mengatakan di tengah semakin banyaknya pilihan kendaraan asal Tiongkok di Indonesia, pihaknya ingin masyarakat mengenal Hongqi secara lebih utuh. Hongqi, jelasnya, datang dengan sejarah dan cara pandang yang sudah dibangun selama puluhan tahun.
“Taihe menjadi salah satu bagian dari identitas itu, bagaimana harmoni, proporsi, dan detail diterjemahkan ke dalam desain yang terasa modern tanpa kehilangan akar budayanya. Kami ingin masyarakat mengenal Hongqi dari sisi tersebut, tidak hanya dari teknologi yang dibawanya, tetapi juga dari pemikiran dan nilai yang membentuk setiap produknya,” ujar Andrew. (JB/03/Wid)


