Jakarta, JaringBisnis (Sabtu, 15/8/2026). Inovasi terus dilakukan OMODA & JAECOO untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat. OMODA & JAECOO menegaskan arah pengembangan teknologi kendaraan pintarnya melalui penerapan AI Cockpit pada OMODA O4.
Teknologi ini dikembangkan untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih personal, adaptif, dan interaktif bagi pengguna. Pengembangan AI Cockpit tersebut menjadi bagian dari strategi intelligent technology OMODA & JAECOO yang mengusung visi “Co-create a Beautiful Life with Young People”. Teknologi ini dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan pengguna, mulai dari perjalanan, hiburan, hingga interaksi sosial.
AI Cockpit pada OMODA O4 didukung Large Language Model (LLM) dari ByteDance Seed dan menggunakan arsitektur full-stack iterative. Berbeda dengan sistem infotainment konvensional, sistem tersebut dapat terus dikembangkan melalui pembaruan Over-the-Air (OTA).
Saat ini, AI Cockpit telah dilengkapi 10 AI Agent yang saling terkoordinasi dan mendukung interaksi dalam lima bahasa. Teknologi tersebut mencakup sejumlah fitur, seperti interaksi suara cerdas, pengaturan personal, serta ekosistem konten.
Salah satu kemampuan yang ditawarkan adalah scenario memory, yang memungkinkan sistem mengenali pola penggunaan kendaraan berdasarkan waktu, lokasi, dan situasi tertentu. Sistem kemudian dapat menjalankan fungsi yang dianggap relevan secara otomatis.
Sebagai contoh, apabila pengguna secara rutin berolahraga setiap akhir pekan dengan dua penumpang, sistem dapat mengarahkan navigasi menuju lokasi olahraga. Setelah pengguna kembali ke kendaraan, sistem dapat menyesuaikan pengaturan kabin, seperti arah AC, ventilasi kursi, serta pemurni udara.
Hadirkan pengalaman emosional
Selain mendukung fungsi kendaraan, AI Cockpit juga dikembangkan untuk menghadirkan pengalaman emosional. Teknologi AI voiceprint cloning, misalnya, dapat digunakan untuk memutar pesan yang direkam keluarga atau teman ketika pengguna berada dalam kondisi tertentu, seperti terjebak kemacetan.
Fitur hiburan lainnya mencakup AI-generated pet pada layar tengah yang dapat merespons sentuhan dengan berbagai gerakan. Pengguna juga dapat memberikan satu perintah suara untuk menjalankan beberapa fungsi sekaligus, seperti menutup jendela, menyalakan AC, mengaktifkan ventilasi kursi, memutar musik, dan mengatur ambient lighting.
Pada sistem navigasi, AI Cockpit dapat mengenali lokasi berdasarkan deskripsi umum maupun landmark. Sistem juga mampu menyusun rute dengan beberapa tujuan dengan mempertimbangkan preferensi pengguna dan kondisi lalu lintas secara real-time.
Dari sisi personalisasi, pengguna dapat menentukan nickname untuk berinteraksi dengan sistem. AI Cockpit juga memungkinkan pengguna membuat AI wallpaper secara real-time berdasarkan kata kunci mengenai gaya atau suasana, mulai dari tema cyberpunk mecha hingga lanskap alam.
Ekosistem konten yang ditawarkan mencakup rekomendasi playlist berdasarkan konteks, informasi berita dan skor olahraga terkini, serta voice-driven quiz games. Bahkan ketika kendaraan dalam kondisi terkunci dari luar, pengguna masih dapat memberikan sentuhan personal melalui customized voice prompt.
Empat pilar
Seluruh kemampuan tersebut dikembangkan dalam empat pilar, yakni Better Intent Understanding, Better Understanding of User Habits, Better Understanding of Emotions, dan Better Understanding of Trends. Keempatnya menjadi dasar pengembangan AI Cockpit sebagai sistem yang tidak hanya berfungsi sebagai antarmuka kendaraan, tetapi juga terus belajar mengikuti kebiasaan dan kebutuhan pengguna.
Pengembangan AI Cockpit merupakan bagian dari roadmap teknologi OMODA & JAECOO, mulai dari AI Interactive Cockpit, kemudian Globally Intelligent Cockpit, hingga menuju AI Life Companion Cockpit.
OMODA O4 juga menjadi bagian dari pengembangan mobilitas cerdas melalui konsep “The First AI Car for Everyone”. Kendaraan tersebut diarahkan untuk mendukung kreativitas, konektivitas, dan ekspresi diri pengguna melalui konsep Cyber Verse.
Pengembangan teknologi tidak hanya dilakukan pada pengalaman di dalam kabin. OMODA & JAECOO juga memperluas penerapan teknologi intelligent driving di berbagai pasar global, salah satunya melalui JAECOO J7 SHS-P SIVP yang menjadi bagian dari strategi intelligent mobility perusahaan.
Inovasi OMODA & JAECOO turut dikembangkan melalui kolaborasi lintas industri. JAECOO menjalin kerja sama global dengan film terbaru Christopher Nolan, The Odyssey, yang dinilai memiliki semangat eksplorasi sejalan dengan arah pengembangan teknologi mobilitas cerdas perusahaan.
Saat ini, OMODA & JAECOO mengembangkan berbagai teknologi kendaraan elektrifikasi, mulai dari plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), hybrid electric vehicle (HEV), hingga battery electric vehicle (BEV), serta teknologi intelligent driving dan intelligent cockpit. (JB/03/Wid)


