Jakarta, JaringBisnis. Pak Jaja (38) bersama istrinya merupakan salah satu keluarga yang mencari nafkah sebagai perajin ondel-ondel. Pembuatan kerajinan khas budaya Betawi tersebut telah ditekuninya sejak 2014 di bengkelnya di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.
Proses pembuatan ondel-ondel, dimulai dari tahapan bilah-bilah bambu yang diserut hingga halus kemudian dirakit menggunakan kawat sebagai rangka badan. Selanjutnya dilakukan pencetakan wajah berkarakter laki-laki dan perempuan. Setelah menjadi kesatuan, mulailah dilakukan pemasangan kain warna-warni sebagai penutup atau baju dan tak lupa mengalungkan cukin sehingga tampak lebih menarik. Semua tahapan tersebut dilakukan dengan penuh ketekunan, ketelitian dan kesabaran agar hasilnya sempurna.
Pak Jaja membuat ondel-ondel dengan ukuran beragam mulai dari yang terkecil 12 cm hingga 2,5 m yang dikerjakan dari pagi sampai sore hari. Sekarang hasil kerajinan itu siap dijual dengan harga dari Rp25.000 -Rp3,5 juta sesuai ukuran. Dalam satu bulan sedikitnya 20 ondel-ondel laku terjual yang dibeli oleh pelanggannya baik secara langsung ke rumah ataupun lewat pemasaran online. Hasil penjualannya untuk menafkahi istri dan ke empat anaknya yang masih bersekolah dan untuk biaya pendidikan anaknya dimasa mendatang. (JB/07/YAY)

Proses pembuatan rangka badan. JaringBisnis/Muhammad Benjamin Santoso 
Menyelesaikan proses pewarnaan wajah. JaringBisnis/Muhammad Benjamin Santoso 
Deretan wajah ondel-ondel yang siap dipasang. JaringBisnis/Muhammad Benjamin Santoso 
Persiapan untuk penjualan secara online. JaringBisnis/Muhammad Benjamin Santoso 
Pembeli membawa pulang ondel-ondel buatan Pak Jaja. JaringBisnis/Muhammad Benjamin Santoso















