Jakarta, JaringBisnis (Senin, 2/11/2026). Komunitas Journalist Mountain Bike (JMTB) sukses menggelar ajang balap sepeda anak bertajuk “17th JMTB Pushbike Competition 2026” di Gateway Commercial, Grand Wisata Bekasi, Sabtu (31/10/2026). Mengusung tagline “JournalistMTB Dukung Pembinaan Atlet Usia Dini”, event ini menjadi wadah mencari bibit atlet sepeda sejak usia dini.
“Harapan kami, agenda tahunan JMTB ini bisa melahirkan atlet-atlet sepeda berbakat sejak usia dini. Event ini merupakan bentuk dukungan kami untuk memajukan olahraga bersepeda di Tanah Air,” jelas Ketua JMTB, Yayus Yuswoprihanto.
Lebih jauh, Yayus mengatakan antusiasme peserta pada gelaran ke-17 ini melampaui ekspektasi awal. Panitia akhirnya menambah kuota pendaftaran demi mengakomodasi tingginya minat peserta.
“Tadinya target kita adalah 320 peserta. Tapi karena antusiasme peserta yang tinggi, akhirnya kita menambah kuota jadi 336,” ujar Yayus.
Menariknya, jangkauan kompetisi ini tidak lagi terbatas di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat. Yayus mencatat adanya lonjakan peserta dari luar Pulau Jawa. “Ada rombongan dari Lampung, ada yang terjauh dari Palembang,” tambahnya.
Inovasi Lomba dan Komunitas yang Solid
Demi menjaga semangat pembinaan sejak usia dini, JMTB terus berinovasi dalam menjangkau atlet-atlet cilik di berbagai daerah. Selain menyebarkan informasi melalui komunitas dan media sosial secara berkala, panitia tahun ini menghadirkan gebrakan baru untuk menambah keseruan bagi para pendamping atau orang tua peserta.
“Tahun ini malah untuk pertama kalinya kita bikin lomba konten untuk peserta, terutama untuk orang tua. Daripada hanya datang bikin video, di-upload di medsos, selesai. Nah, bagaimana kalau konten yang mereka bikin ini kita lombakan?” jelas Yayus.
Langkah ini mendapat apresiasi dari para orang tua yang hadir. Salah satunya adalah ayah dari Arsaka Muhammad Danendra, peserta asal Bekasi. Ia menyebut kompetisi seperti ini sangat positif untuk perkembangan mental anak.
“Senangnya sih dia bisa menumbuhkan jiwa kompetisi buat anaknya. Terus selain itu dia juga bisa ketemu teman-temannya,” ungkapnya.
Grand Doorprize Rp1 Miliar
Daya tarik utama dari 17th JMTB Pushbike Competition kali ini adalah taburan hadiah yang disiapkan panitia. Mulai dari trofi eksklusif 3D untuk seluruh peserta, uang pembinaan bagi peraih podium kategori utama, hingga puluhan doorprize termasuk beberapa unit sepeda. Puncak kejutan jatuh pada undian Grand Doorprize berupa premi asuransi kesehatan senilai Rp1 miliar.
Hadiah utama tersebut dimenangkan oleh Quino dari komunitas Pushbike Bekasi. Sang ayah, Lim mengaku terkejut dan tidak menyangka anaknya berhasil membawa pulang hadiah terbesar di acara tersebut.
“Nggak nyangka malah. Jadi kita lagi latihan malam, terus teman-teman yang pada live bilang ‘Quino dapat 1M!’. Kita kaget, terima kasih banyak buat hadiahnya,” tutur Lim.
Mila, ibunda Quino, juga mengapresiasi kemeriahan acara tahun ini. “Keren banget ya JMTB untuk tahun ini. Apalagi anakku berkesempatan mendapatkan Grand Prize 1M ini. Itu sangat luar biasa,” ucapnya.
Ajang balap ini mempertandingkan berbagai kelas usia, mulai dari kategori 2024 Mix untuk peserta termuda, hingga kelas 2019 Mix & FFA Mix, serta diselingi dengan Exhibition Sepeda Gowes.
Kesuksesan acara ini tidak lepas dari dukungan penuh berbagai sponsor strategis, di antaranya Pertamina, BNI, Arya Noble, Sinarmas, hingga Bank BTN, yang turut serta menyukseskan komitmen JMTB dalam melahirkan bibit-bibit atlet sepeda masa depan Indonesia. (JB/03/Vin)


