Jakarta, JaringBisnis (Senin, 24/8/2026). Lando Norris tampil mengesankan di balapan utama Formula 1 (F1) GP Belanda, kemarin. Dalam lomba sepanjang 72 lap di Sirkuit Zandvoort, Norris sukses menjadi yang tercepat.
Pembalap McLaren yang start dari posisi terdepan itu menyelesaikan balapan dalam waktu 2 jam 4 menit 44,859 detik. Posisi 2 GP Belanda ditempati Kimi Antonelli.
Pembalap Mercedes tersebut terpaut 11,536 detik dari Norris. Rekan setimnya, George Russell harus puas berada di posisi 3.
Ini menjadi kemenangan ke-2 Norris dalam musim balap 2026. Sebelumnya, ia juga sukses meraih podium utama dalam GP Hongaria, 26 Juli lalu.
Kemenangan di GP Belanda membuat Norris berhak atas tambahan 25 poin. Dengan poin 159 poin, juara dunia F1 2025 ini, kini berada di posisi 4 klasemen sementara.
Walau masih berjarak 83 poin dari Kimi Antonelli yang berada di posisi puncak, Norris berpeluang untuk mengejar defisit poin dari seri tersisa. Walau demikian, Norris menegaskan sama sekali tidak memikirkan hal tersebut.
“Saya tahu banyak orang mengatakan ini (gelar juara) sekarang. Tapi tidak ada gunanya berpikir sejauh itu. Saya perlu berkonsentrasi sekarang untuk menikmati istirahat sejenak,” jelas Norris seperti dikutip crashnet.com.
“Jelas ini dua akhir pekan yang hebat. Tetapi kita hanya perlu mengatur ulang, untuk belajar sebanyak mungkin. Saya pikir masih banyak hal yang bisa kita lakukan lebih baik dan kita perlu melakukan yang lebih baik jika kita ingin berjuang untuk gelar juara,” imbuh pembalap Inggris tersebut.
Nasib sial Verstappen
Di sisi lain, nasib sial dialami Max Verstappen. Pembalap Red Bull tersebut gagal finis setelah mengalami kecelakaan di tikungan terakhir jelang garis finis saat lomba baru berjalan 2 lap.
Versteppen mengakui ia terkejut dengan kondisi lintasan yang sedikit basah usai hujan sesaat sebelum start. Ia mengakui melakukan kesalahan yang jarang dilakukan oleh seorang pembalap.
“Tikungan itu masih cukup basah. Tapi begitu saya melewati tikungan, pada satu titik saya bisa melihat sedikit jalur kering di depan. Saya pikir dari titik ini saya bisa berakselerasi lagi, tetapi tiba-tiba kondisinya memburuk dan itu membuat saya lengah. Sesederhana itu,” jelas pembalap asal Belanda tersebut. (JB/03/Wid)


