Live News

28.3°C
  • Jakarta
July 28, 2026
28.3°C
  • Jakarta
Follow Us:

Diterbitkan oleh

PT GEMA WARTA SEMBILAN

NIB: 1702230088809

Notaris: Noviar Beta Aurenaldi, SH, MKn

Jaring BisnisBlogHumanioraPendidikan10 RIBU SISWA IKUTI PESANTREN RAMADAN PELAJAR NASIONAL 2025

10 RIBU SISWA IKUTI PESANTREN RAMADAN PELAJAR NASIONAL 2025

Jakarta, JaringBisnis. Sebanyak 10.000 pelajar dari seluruh Indonesia mengikuti Grand Opening Pesantren Ramadan Pelajar Nasional (PRPN) 2025. Diselenggarakan di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) pada 3-5 Maret 2025, PRPN 2025 berlangsung secara luring, daring, dan hybrid.

Kegiatan yang diinisiasi Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam (AGPAI) berkolaborasi dengan Direktorat PAI Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI ini bertujuan untuk membentuk karakter pelajar yang moderat, cerdas, dan berakhlak mulia.

Dengan tema “Spirit Ramadan Menuju Indonesia Hebat dan Moderat,” PRPN menghadirkan rangkaian kegiatan yang memadukan pembelajaran akademik, ibadah, serta penguatan nilai-nilai moderasi beragama. 4.000 pelajar hadir secara luring dan 6.000 pelajar mengikuti secara daring.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Noor Achmad, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI Pusat, membuka PRPN ke-3 dan memberikan apresiasi kepada para guru PAI yang tergabung dalam AGPAI. Ia menegaskan peran guru PAI sangat penting dalam membimbing siswa menjadi pemimpin masa depan.

BACA JUGA  PEMERINTAH TETAPKAN 1 RAMADAN 1446 H JATUH PADA 1 MARET 2025

“Kegiatan ini membuktikan betapa efektifnya bimbingan guru PAI dalam membentuk karakter pelajar yang moderat dan berwawasan luas. Kehadiran ribuan pelajar di MAJT hari ini adalah bukti nyata dari keberhasilan pembinaan yang dilakukan oleh guru-guru PAI kita,” ujar Noor, Senin (3/3/2025) seperti dikutip dari laman kemenag.co.id.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, menekankan bahwa Ramadan adalah momentum terbaik bagi pelajar untuk meningkatkan ketakwaan dan memperkuat nilai-nilai moderasi beragama.

“Kami ingin memastikan bahwa Ramadan bukan sekadar bulan ibadah, tetapi juga menjadi momen pembelajaran yang bermakna. Melalui PRPN, peserta didik tidak hanya memperdalam ilmu agama, tetapi juga menerapkan nilai-nilai moderasi, kepedulian, dan kepemimpinan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi AGPAI atas perannya dalam menyelenggarakan PRPN dan berharap organisasi ini terus menjadi role model dalam mengawal Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Pembentukan karakter pelajar

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah, Saiful Mujab, menyambut baik PRPN 2025 sebagai langkah strategis dalam memanfaatkan bulan Ramadan untuk pembentukan karakter pelajar.

BACA JUGA  KEMENAG ALOKASIKAN RP1,6 TRILIUN UNTUK KIP KULIAH

“Kegiatan ini sangat strategis bagi pelajar SMP, SMA, dan SMK dalam mengenal Ramadan dengan lebih baik. Kita semua yang hadir di sini adalah saksi bahwa kita mencintai Ramadan dan aktivitas-aktivitas yang menyertainya. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat besar dan membangun keseimbangan antara dunia dan akhirat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Gubernur Jawa Tengah yang diwakili oleh Koordinator Pendidikan, Kesehatan, dan Sosial Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jawa Tengah, Gunawan Sudarsono, menyatakan bahwa PRPN sejalan dengan visi provinsi untuk menjadi daerah yang maju dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

“Program ini tidak hanya memberikan pemahaman teoritis tentang agama, tetapi juga membentuk kecerdasan spiritual dan karakter positif dalam waktu yang singkat. Ini sangat penting di tengah derasnya arus globalisasi,” katanya. (JB/03/Wid)

Related Post